Ketua DPR Kecam Teror Bom Rusia

ketua DPR Setya Novanto ( istimewa)

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA: Ketua DPR RI Setya Novanto mengutuk dan mengecam serangan teror bom di stasiun kereta bawah tanah di Saint Petersburg Rusia, yang menewaskan 11 warga dan melukai puluhan lainnya dan di Sanghai Cina dalam dua hari ini berturut-turut telah dilanda dua kali ledakan yang diduga akibat kecelakaan hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

 
Ledakan pertama terjadi di salah satu rumah di Nanhuan West Road, Kota Linfen, Provinsi Shanxi, Sabtu (1/4/2017) pukul 22.30 setempat (21.30 WIB). “Sungguh saya sangat prihatin dengan aksi-aksi biadab yang tidak berprikemanusiaan seperti ini. Saya mendengar jika petugas keamanan setempat telah menemukan, mengamankan dan menjinakkan bom aktif kedua di stasiun Ploschad Vosstaniya,” tegas Ketua Umum Golkar itu pada wartawan di Jakarta, Selasa (4/4/2017).
 
Karena itu dia menekankan bahwasanya aksi pemboman sadis itu merupakan tindakan yang diluar akal sehat dan sangat jauh dari nilai-nilai keagamaan, namun hal itu dimeminta untuk tidak dikaitkan dengan sentimen keagamaan.
 
Sentimen yang seharusnya mengarahkan pada kehidupan yang damai dan harmonis, sesuai dengan prinsip dan nilai keagamaan di agama apapun yang senantiasa menjadikan kedamaian sebagai tujuan bersama.
 
“Bentuk teror ini sebenarnya bukan hanya ditujukan kepada negara Rusia semata, tapi aksi teror ini ditujukan kepada seluruh masyarakat dunia. Masyarakat dunia tentu mengecam perbuatan keji ini karena apa pun alasannya, kekerasan bukanlah solusi penyelesaian masalah. Kekerasan tak pernah jadi pilihan sebuah agama untuk menjalankan ajaran dan mencapai misi,” ujarnya.
 
Serangan bom kemarin memperjelas bahwasanya teroris itu masih ada. Untuk itu Novanto mendukung upaya aparat internasional memerangi terorisme, dan untuk melakukan ini tentu diperlukan usaha ekstra dan dukungan kita semua.
 
“Saya berharap agar warga negara Indonesia khususnya yang berada/tinggal di sekitar lokasi lokasi tersebut untuk tidak panik apalagi terpancing dengan peristiwa ini, karena sudah kewajiban kita sebagai anak Bangsa untuk ikut menjaga keharmonisan dan kerukunan umat beragama,” ungkapnya.
 
Karena itu dia yakin pihak Kedutaan kita sudah bergerak cepat melakukan pendataan dan memberikan arahan serta perlindungan kepada seluruh WNI di sana. Semoga tidak ada WNI yang menjadi korban dalam serangan teror tersebut.
 
“Sebagai Ketua DPR RI, saya sangat berharap peristiwa memilukan ini tidak terjadi lagi di masa datang, baik diluar negeri maupun di dalam negeri, dan untuk itu kita perlu terus mendukung upaya memerangi terorisme, baik didalam maupun luar negeri,” pungkasnya.(gardo)