Longsor Banaran, Pemkab Ponorogo Akan segera Relokasi Pengungsi

pengungsi yang mulai jenuh di tempat pengungsian sementara

KANALINDONESIA.COM, PONOROGO: Ratusan pengungsi bencana alam tanah longsor Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo akan segera mendapatkan rumah huni sementara dengan bangunan  semipermanen dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Ponorogo.

“Ya, sudah ada instruksi dari bapak bupati untuk segera merelokasi sementara,”ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo Sumani di Ponorogo.

Saat ini ratusan pengungsi tersebut ditampung di rumah-rumah penduduk yang ada di lokasi yang diangap aman.

Rencana mereka akan direlokasi ke tempat tempat  baru dengan bangunan semipermanen yang didirikan pemerintah daerah.

“Dua lokasi untuk relokasi sementara itu sudah disurvei oleh tim pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi (PVMBG ) dan dinyatakan aman,” katanya.

Dikatakan Sumani,  dua titik relokasi tersebut masing-masing ada di dekat posko induk darurat bencana di Dusun Tangkil, yang berjarak sekitar 500 meter namun berada di dataran lebih tinggi, serta di dekat rumah Kades Banaran Sarnu yang masuk wilayah Dusun Krajan.

“Sekali lagi bukan tempat relokasi permanen ya. Hanya sementara saja,” ujarnya.

Sementara itu kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Ponorogo, Jamus Kunto mengatakan,”masing-masing titik nanti ada MCK dan sanitasi selayaknya rumah namun masih semipermanen. Ditinggali sampai ada rumah permanen dibangun,” terang Jamus.