Kapolres Jombang : Maksimalkan Peranan Tiga Pilar, untuk Cegah Isu Terorisme dan Gangguan Kamtibmas

Caption foto : Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, SIK, M.H

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Maraknya isu yang beredar di masyarakat tentang terorisme, membuat sejumlah masyarakat di Jombang, resah. Hal ini membuat Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto memerintahkan kepada seluruh jajaran Babinkamtibmas Polres Jombang untuk lebih dekat dengan masyarakat menyusul isu terorisme di Jombang, maupun di wilayah Jawa Timur kian santer. Hal ini diharapkan mampu mengantisipasi akan adanya isu tersebut, disamping sebagai upaya untuk mengecek secara dini kejadian atau peristiwa gangguan di masyarakat yang akan terjadi

Hal ini disampaikan AKBP Agung Marlianto, SIK, M.H, selaku Kpolres Jombang pada kanalindonesia.com, pihaknya menyampaikan,“Tidak lupa kami ingatkan kepada anggota (red : Babinkamtibmas) untuk terus bekerja sama dengan aparat Babinsa (TNI), dan Kepala Desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di kabupaten Jombang, sebagai wujud penguatan tiga pilar plus, yang bisa menangani serta antisipasi gangguan masyarakat, yang akan terjadi sejak dini,” ungkapnya.(10/04/2017)

Selain melakukan penguatan serta memaksimalkan peran tiga pilar plus, Kapolres juga berharap akan adanya peran aktif dari masyarakat untuk melaporkan apabila mencurigai orang asing yang masuk ke desa mereka, dan selalu mengutamakan kordinasi dengan 3 pilar, agar kondusifitas lingkungan tetap terjaga.

“Budaya Tamu wajib lapor 1×24 jam harus kembali digelorakan agar terciptanya suasana kondusif khususnya di wilayah hukum, Kabupaten Jombang,” tegasnya.

Saat disinggung langkah apa yang akan dilakukan pihaknya sebagai Kapolres Jombang, selain mengintruksikan pada anggota untuk maksimalkan peran 3 pilar, pihaknya mengatakan,” Selain maksimalkan peran anggota di tiga pilar, kami juga akan melakukan koordinasi dengan pimpinan kepala daerah serta jajaran forum komunikasi daerah kabupaten jombang, guna menguatkan barisan serta menangkal masuknya isu terorisme di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, sejumlah aparat Kepolisian disiagakan untuk antisipasi adanya gangguan masyarakat, mulai dari jajaran Polsek, hingga di maksimalkannya peran Babinkamtibmas, di Desa-desa. Selain itu jajaran Kepolisian Polres Jombang, juga kerap sekali menggelar razia rumah kos, hotel, serta razia kendaraan diwilayah perbatasan Kabupaten Jombang dengan Kabupaten lain, untuk antisipasi cegah masuknya jaringan teroris, ke Kota Santri.(elo)