Seminggu, Satreskrim Polres Jombang Ungkap Kasus 303, di 7 TKP Berbeda

halam depan Ruang Satreskrim Polres Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dalam kurun waktu 1 minggu Satreskrim Polres Jombang berhasil ungkap kasus perjudian (togel, remi dan dadu), yang kesemuanya melanggar pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara. Penangkapan sejumlah pelaku perjudian ini dilakukan petugas dari Satreskrim Polres Jombang, di 7 lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda.

AKP Wahyu Norman Hidayat, SIK, SH, selaku Kasat Reskrim Polres Jombang, membenarkan terkait adanya hasil ungkap kasus 303 KUHP, yang dilakukan satuannya di 7 TKP berbeda, pada kanalindonesia.com, pihaknya menuturkan,” dalam waktu 1 minggu, anggota kita berhasil ungkap kasus perjudian (togel, remi dan dadu), yang kesemuanya melanggar pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara, dan penangkapan tersebut dilakukan di 7 TKP yang berbeda,” ujarnya.(13/04/2017)

Saat disinggung dimana saja TKP penangkapan para pelaku pelanggaran pasal 303 KUHP tersebut, Kasat Reskrim mengatakan,” TKP yang pertama berada di Desa Kertorejo, Kecamatan Ngoro, TKP yang kedua di Desa Sengon, Kecamatan Jombang, TKP ketiga di Kelurahan Jelakombo, Kecamatan Jombang, TKP keempat di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, TKP kelima di Desa Sengon, Kecamatan Jombang, TKP keenam di Desa Jatipelem, Kecamatan Diwek, dan TKP yang ketujuh di Desa Dapurkejambon, Kecamatan Jombang,” tegasnya.

Lanjut Kasat Reskrim,” kini para pelaku perjudian dari 7 TKP berbeda, beserta sejumlah barang bukti diamankan di Polres Jombang untuk kepentingan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, ketika ditanya terkait modus operandi yang dilakukan para pelaku judi 303 ini, pihaknya memaparakan,” macam-macam mas modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku perjudian ini, mulai dari pelaku tertangkap tangan saat melakukan judi dadu, judi remi, judi online, seta judi togel,” pungkasnya.(elo)