Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi Berikan Arahan Kepada ASN Kodam Jaya

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA : Aparatur Sipil Negara (disingkat ASN) adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Pegawai ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan.

Dalam tubuh TNI, ASN atau yang dahulu dikenal dengan PNS memiliki Esensi sebagai komplemen  dari TNI, merupakan bagian dari  kekuatan yang dibutuhkan dalam organisasi di lingkungan TNI.

Pemahaman akan esensi tersebut, mengandung arti bahwa keberadaan ASN tidak dapat dipisahkan dengan Prajurit TNI.

Konsekuensi saat ini bagi seluruh ASN tidak ringan, bahkan dituntut semakin memiliki kompetensi dalam kemampuan dan keunggulan karakteristik kepribadian. Terlebih di era reformasi birokrasi saat sekarang ini, tuntutan peningkatan kualitas ASN guna mendukung pembinaan karier berupa wawasan pengetahuan, keterampilan serta sikap perilaku, akan terus mengemuka.

Siang ini Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi setelah menghadiri Pengarahan dari Panglima TNI pagi tadi Terkait Pengamanan Pilkada, langsung memberikan pengarahan bagi segenap ASN Makodam Jaya. Adapun yang menjadi awalan sambutan Pangdam Jaya “Walaupun waktu kita sebagian habis di kantor, tetapi waktu yang ada kita gunakan seoptimal mungkin untuk keluarga sehingga waktu yang sedikit dapat berkualitas,”ucap Pangdam Jaya Mayjen TNI Jaswandi.

Lebih lanjut Pangdam Jaya menekankan agar seuruh ASN Kodam Jaya dapat bersikap bijak dalam mengatur gaji yang diberikan Negara semaksimal mungkin agar tidak terjerat oleh utang, dengan kata lain ASN harus dapat mengutamakan mana hal yang menjadi kebutuhan bukan mendahulukan keinginan.

Disamping itu Pangdam Jaya juga menyampaikan agar para ASN Jangan takut bermimpi jadi Panglima, “Artinya kita harus menyiapkan anak kita untuk masa depannya seperti ANS Salipin golongan II/D yang berdinas di satuan Denmadam Jaya, siapa menyangka putranya saat ini sedang melaksanakan pendidikan Akmil tingkat akhir,”ucap Pangdam Jaya seraya membangkitkan Motivasi bagi para ASN.

Terkait Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta putaran kedua yang akan dilaksanakan pada tanggal 19 April 2017 ini Pangdam Jaya menghimbau agar para ASN dapat memilih sesuai dengan suara hati masing-masing.

“Gunakan pilihan sebagai wujud penggunaan hak politik. Namun harus diingat bahwa ANS harus tetap menjaga Netralitas, jangan mempengaruhi apalagi meintimidasi pilihan seseorang sekalipun orang terdekat kita,”terang Pangdam Jaya.

Sebagai ibu kota negara, DKI Jakarta merupakan barometer keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia. Situasi Jakarta sangat berpengaruh terhadap situasi di wilayah lain. Apapun yang terjadi di Jakarta, itu merupakan cermin situasi nasional.

Oleh sebab itu saya berharap kepada segenap ANS Kodam Jaya/Jayakarta untuk dapat mewujudkan Jakarta yang aman dan damai dengan tetap menjaga netralitas.(ery ns/pendam jaya)