Peringati Hari Bumi, Pemerhati Lingkungan Hutan, Deklarasikan Tuban Hijau

KANALINDONESIA.COM, TUBAN : Pada peringatan hari bumi yang bertepatan pada tanggal 22 April, sejumlah pemerhati lingkungan Tuban, Perhutani Tuban, TNI, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Tuban, Yayasan Pecinta Alam Acarina Indonesia (YPAAI), Tokoh Masyarakat, Pengusaha serta Akademisi, deklarasikan Tuban Hijau, dimana beberapa elemen dari masyarakat ini besepakat, untuk melestarikan lingkungan yang merupakan wujud nyata bentuk kepedulian lingkungan.

Ir. H. Kristono, MM, selaku Biro Perencanaan Perhutani Jawa Timur, saat disinggung terkait siapa saja yang tergabung dalam deklarasi Tuban Hijau tersebut, pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan,” Kami masyarakat Tuban yang tergabung dalam Yayasan Tuban Hijau yang terdiri dari YPAAI, FKPP, Kodim  0811, Pengusaha, Perhutani Tuban, Tokoh Masyarakat dan Akademisi telah Sepakat pada Peringatan Hari bumi tanggal 22 April 2017, berbulat hati menyiarkan “Deklarasi Masyarakat Peduli Hutan”, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.(22/04/2017)

Ketika ditanya terkait apa saja poin yang menjadi kesepakatan antar elemen tersebut, pihaknya menuturkan,” Yayasan Tuban Hijau ini adalah wadah perjuangan seluruh komponen untuk mewujudkan pelestarian lingkungan, dimana Yayasan Tuban Hijau akan menawarkan wawasan dan pengalaman bahwa pengelolaan lingkungan hidup merupakan paradigma berfikir dan tindakan yang mengedepankan harmoni dan keseimbangan alam, serta Yayasan Tuban Hijau tidak bermaksud untuk anti terhadap pembangunan dan eksplorasi, exploitasi alam karena hal itu merupakan sebuah keniscayaan perkembangan dan fitroh manusia, akan tetapi harus dilakukan dengan tata kelola yang baik dan seimbang, serta sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku,” ungkapnya

Masih menurut penjelasan Kristono,” kami Yayasan Tuban Hijau didasari dengan semangat , Hubbul watan minal iman, dan dalam Yayasan Tuban Hijau mengajak seluruh komponen bangsa baik Pemerintah, TNI Polri, Pondok Pesantren, Tokoh Alim Ulama, Pengusaha bersama-sama untuk melakukan gerakan peduli lingkungan sebagai bentuk pengejawantahan cinta tanah air sesuai dengan kapasitas dan peran masing-masing, dan yang terakhir Yayasan Tuban Hijau menyeru kepada  siapa saja yang memiliki iktikad baik untuk bergabung dalam upaya membangun konsensus bersama “Mewujudkan Kabupaten Tuban yang Hijau”, tegasnya.

Dari pantauan kanalindonesia.com, dilapangan, dalam kegiatan tutup tanam dengan penanaman 13 ribu pohon, di 13, 3 Hektar lahan petak 86 87, Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Plumpang, Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Tuban. Kegiatan tersebut, juga dihadiri oleh sejumlah tamu penting, mulai dari Aster Kasat TNI yakni, Mayor Jendral TNI Wigdagdo Sukoco, Korem 082 Mojokerto, Wakil Bupati Tuban Ir, Noer Naharhusain, MSi, Dandim 0811, Letkol Inf Sarwo Supriyo, Kapolres Tuban, AKBP Fadli Samad, Habaib Husein, Kyai Ansori, Prof. Dr. KH. Kanjeng PP Noer Nasroh Hadiningrat, Waka ADM Perhutani Tuban Muchlisin Sabarna S,Hut M.M, Ir. H. Kristono, MM, selaku Biro Perencanaan Perhutani Jawa Timur, Dr, H. Suparto Wijoyo, SH, M Hum, selaku dosen dan peneliti Universitas Airlangga Surabaya, Moch. Ali Baharudin, S.Pd.i, selaku pembina YPPAI, H. M. Anwar, selaku pengusaha, serta sejumlah tamu dan pejabat dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban.(elo)