Kapolres Apresiasi Projo, Kawal Investasi Utara Berantas

Kapolres Jombang, Bupati Jombang, perwakilan Anggota DPRD Jombang saat temui masa aksi Projo Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan abang becak dan Organisasi masyarakat (Ormas), Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Projo Jombang, turun ke jalan untuk menuntut pada pemerintah daerah kabupaten Jombang, dan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), untuk membuka seluas-luasnya investasi yang ada, dan khususnya di wilayah utara berantas, yang selama ini diketahui bahwa di wilayah utara berantas ada 2 perusahaan besar yang menguasai hampir ribuan hektar tanah di wilayah tersebut.

AKBP Agung Marlianto, selaku Kapolres Jombang, menuturkan,” kami dari pihak kepolisian dalam hal ini hanya mendampingi jalannya aksi, agar situasinya tetap kondusif dan apa yang disampaikan bisa tersampaikan, saya yakin dan percaya Projo dari tahun ke tahun dari masa ke masa selalu eksis dalam menyuarakan kepentingan masyarakat, selalu aman dan tertib, serta lancar” ujarnya.(25/04/2017)

Masih menurut penjelasan Kapolres,” kami selaku pimpinan Polres Jombang, menyampaikan apresiasi pada Bupati, Pimpinan Dewan, serta Projo. Pada prinsipnya tugas Kepolisian adalah mengamankan, segala bentuk kegiatan masyarakat, agar bisa terlaksana dengan baik, juga termasuk kegiatan dari pemerintahan, kewajiban dari kami untuk senantiasa mengamankan, oleh karenanya harapan dari kami, meskipun diluar kewenangan dari kami. Kita lihat di Mojokerto, Pasuruan, Kediri disana sudah terbangun kawasan-kawasan Industri, disini banyak investasi yang akan masuk investor asing yang akan masuk namun masih terganjal, ada saja, apakah dari birokrasinya, yang termasuk kami masuk didalamnya, dan kami lambat dalam melakukan intropeksi diri, atau dari masyarakat dimana ada oknum-oknum yang memanfaatkan dan mengambil keuntungan, yang seharusnya bisa kita bicarakan dengan kepala dingin, atau dengan asas musyawarah,” tegasnya

Lanjut Kapolres,”  Pancasila kalau kita kerucutkan adalah musyawarah dan itu merupakan nilai tertinggi demokrasi di Negara ini, yang harus kita junjung tinggi oleh karena itu setiap masalah tidak boleh kita selesaikan secara instan, namun harus menggunakan cara musyawarah, dan kita punya keyakina bersama Jombang, dalam waktu yang tidak lama lagi para investor asing sudah menunggu, kita mohon pada semua pihak, berikan jalan, berikan keluasaan, permudah birokrasi, karena mereka menjanjikan tidak hanya iklim investasi yang bagus tapi memberantas angka pengangguran, memberikan kesejahteraan pada masyarakat. Lihat CJI, CJ fied, lihat Semfong semua menjajikan kesejahteraan bagi masyarakat, mari kita bukakan jalan bagi mereka semua. Maka dari itu kami berjanji atas nama penegak hukum dan atas nama undang-undang, apabila ada kelompok atau masyarakat yang menghalang-halangi investasi kita akan tindak tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.(elo)