Jelang Bulan Suci Ramadhan, Polsek Mojosari Razia Sejumlah Tempat, 4 PSK Berhasil Diamankan

sejumlah PSK saat diamankan di Polsek Mojosari

KANALINDONESIA.COM, MOJOKERTO : Jelang bulan suci Ramadhan 1438 H yang diperkirakan jatuh pada hari Jum’at tanggal 26 Mei 2017, Polsek Mojosari pada hari Selasa tanggal 25 Apiril 2017, melakukan razia terhadap penyakit masyarakat (pekat).

Razia terhadap keberadaan pekat itu ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat, khususnya warga Kecamatan Mojosari yang beragama Islam, dalam rangka menyongsong dan mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan.

AKP Samadi selaku Wakapolsek Mojosari, saat ditemui kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan,” tindakan ini dimaksudkan sebagai wujud keseriusan pihak aparat Kepolisian khususnya Polsek Mojosari dalam rangka penegakan hukum diwilayah hukum Polsek Mojosari, dan sekaligus sebagai wujud bahwa Polri telah melakukan langkah-langkah sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawabnya selaku pemelihara Harkamtibmas, penegak hukum, serta pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dengan profesional dan proporsional,” ujarnya.(25/04/2017)

Masih menurut penjelasan Wakapolsek,” Dengan adanya langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Polsek Mojosari, maka sudah tidak ada alasan lagi bagi pihak-pihak atau kelompok manapun yang ingin melakukan tindakan sweeping terhadap tempat-tempat yang dianggap meresahkan atau menyediakan minuman beralkohol secara ilegal dan menjadi tempat berkumpul atau menyediakan jasa prostitusi secara terselubung di wilayah Kec. Mojosari”, tegasnya.

Saat disinggung terkait wilayah mana saja yang menjadi sasaran dan apa saja hasil razia kali ini, Wakapolsek menjelaskan,” Dalam pelaksanaan razia, diwarung remang-remang milik Saudara Untung Slamet di Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, diketemukan beberapa orang wanita yang diduga sebagai Perempuan Seks Komersial (PSK),” ungkapnya.

Lanjut Wakapolsek,” saat diamankan petugas, beberapa wanita tersebut sedang nongkrong dan sedang menunggu pelanggan. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap keempat wanita tersebut, yang bersangkutan tidak dapat menjelaskan maksud dan tujuan keberadaan mereka diwarung tersebut, dan mereka tidak mmpunyai pekerjaan tetap, sehingga oleh anggota Polsek Mojosari, keempat wanita tersebut dibawa ke Mapolsek Mojosari untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.(mmk1/elo)