SIWO PWI Gelar Golden Award 2017

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA: Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Pusat kembali akan memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih terbaik serta pembina maupun individu yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan olahraga di Indonesia.

Panitia Pelaksana Golden Award 2017 SIWO PWI Pusat Gungde Ariwangsa mengatakan ajang penghargaan yang dikemas dalam Golden Award 2017 SIWO PWI Pusat adalah sebagai bentuk apresiasi wartawan kepada para pelaku olahraga yang mengibarkan kehormatan bangsa di ajang olahraga baik single maupun multi event.

Untuk kategori atlet putra, pemain sepak bola asal klub Arema FC Malang, Cristian Gonzales menjadi salah satu dari lima nominasi atlet terbaik peneri gelaran Golden Award 2017 yang akan berlangsung di Hotel Peninsula, Jakarta, Jumat (28/4) malam.

Selain Gonzales nominasi atlet terbaik lainnya adalah La Memo (dayung), Daud Yordan (tinju), Rio Haryanto (balap) dan Eko Yuli Irawan (angkat besi).

Pada nominasi atlet terbaik putri, diwakili oleh Dewi Yuliawati (dayung), Sri Wahyuni (angkat besi), Lindswell Kwok (wushu), Maria Londa (lompat jauh) dan Ika Yuliana Rochmawati (panahan).

Untuk kategori pelatih, Golden Award 2017 SIWO PWI menominasikan Dirja Miharja (angkat besi), Richard Mainaky (bulu tangkis), Djadjang Nurdjaman (Persib Bandung), Agustinus Ngamel (atletik) dan Ibarsjah Djanu (bola voli).

“Mereka ini terpilih berdasarkan kemampuan, prestasi dan track record masing-masing atlet maupun pelatih,” kata Gunde kepada wartawan di kantor SIWO PWI Jakarta, Selasa (25/4/2017).

Gunde menjelaskan, atlet maupun pelatih yang menjadi nominasi ini sebelumnya telah melalui penjaringan yang dilakukan oleh tim SIWO PWI Pusat. Kelima atlet maupun pelatih ini dinilai memiliki poin yang tinggi sehingga berhak menjadi nominasi kegiatan bergengsi itu.

“Untuk keputusan pemenang sendiri, akan ditentukan menjelang gelaran berlangsung,” katanya lebih lanjut.

Sementara itu Ketua SIWO PWI Pusat Raja Parlindungan Pane mengatakan pemberian penghargaan ini adalah untuk menyambung kegiatan rutin yang sebelumnya terputus. Pelaksanaannya sendiri agak mundur dari jadwal. Biasanya pemberian penghargaan dilakukan bersamaan dengan Hari Pers Nasional (HPN).

“Meski agak terlambat, kegiatan ini akhirnya bakal terlaksana. Kami harapkan kegiatan mampu menggaungkan kembali semangat olahraga di Indonesia,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, pada pemberian penghargaan olahraga ini tidak hanya untuk atlet maupun pelatih terbaik. Namun ada sembilan kategori lagi diantaranya adalah pembinaan olahraga terbaik, gubernur dan bupati yang berperan banyak dalam pembangunan olahraga, hingga atlet favorit baik putra dan putri.

“Baru pertama kali akan ada kategori best of the best. Salah satu indikatornya adalah prestasi olahraga yang luar biasa. Khusus untuk kategori ini akan tentukan oleh tim juri,” kata pria yang juga anggota Komite Eksekutif KOI itu. (gardo)