DPC Demokrat Madiun Kota Terima SK Pemberhentian Endang Wahyuningrum

KANALINDONESIA.COM, MADIUN: DPC Demokrat Madiun Kota menerima surat keputusan (SK) pemberhentian anggotanya atas nama Endang Wahyuningrum.

Pemberhentian atau pemecatan Endang Wahyuningrum oleh DPP Partai Demokrat dari keanggotaan PD karena diduga terjerat kasus piutang dan penipuan. Tak hanya itu, EW juga terancam bakal kehilangan keanggotaanya di DPRD Kota Madiun.

Terkait dengan kabar pemecatan EW ini dibenarkan Ketua DPC PD Kota Madiun, Istono. Menurutnya, Surat Keputusan (SK) dari DPP PD Nomor : 26/SK/DPP.PD/IV/2017 tanggal 18 April 2017 tentang Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kota Madiun Provinsi Jawa Timur atas nama EW, telah diterima DPC sejak 16 Mei kemarin.

Dalam surat pemberhentian EW sebagai anggota PD ditandatanggani langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Kami tentu segera melakukan proses lebih lanjut. Saya kirim surat tersebut ke DPRD,”katanya.

Istono menambahkan, saat ini proses PAW dan nama pengganti EW dari Dapil 4 Kecamatan Manguharjo telah disiapkan. “Pengantinya Aris Suharno,”jelasnya.

Diketahui, kasus hutang piutang dan dugaan penipuan perekrutan pegawai di lingkup Pemkot Madiun ini sebenarnya tidak hanya menyeret EW. Namun, juga menyeret satu lagi oknum anggota DPRD bernama SM. Akan tetapi kasus SM saat ini masih banding, setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memutuskan tidak dapat menerima gugatan yang diajukan oleh SM.

Sebelumnya dalam putusan Badan Kehormatan (BK) nomor 1 tahun 2016 tentang hasil penyelidikan verifikasi dan klarifikasi serta penjatuhan sanksi, anggota DPRD lainnya EW dan SM diberhentikan sebagai anggota DPRD sejak, Senin (07/11/2016) lalu.(*)