Bangunan Kantor Aula Desa Nglebak, Disoal LSM

bangunan kantor aula Desa Nglebak, Bareng Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Seperti diberitakan sebelumnya bangunan kantor aula Desa Nglebak, Kecamatan Bareng Jombang, diduga oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) dalam pembangunannya menggunakan 2 sumber pembiayaan yakni menggunakan anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

Hal ini dikarenakan berdasarkan temuan LSM FRMJ yang diungkapkan oleh Anang selaku sekretaris FRMJ, pada kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan,” dari prasasti bangunan memang tertera bahwa bangunan tersebut dibangun dari dana ADD 100 juta dan dana bagi hasil pajak 50 juta. Namun salah satu sumber dari dalam internal pemerintahan Desa, menyebutkan bahwa bangunan itu dibangun dari uang DD,” ujarnya.(30/05/2017)

Masih menurut penjelasan Anang,” kalau memang dana pembanguna dari ADD berapa pendapatan asli desa, apakah mungkin nominal 100 juta dana ADD hanya untuk membangun gedung ini, sedangkan program yang lainnya dibiaya oleh dana apa?, tanyanya.

Lanjut Anang, “ yang paling menarik jika memang bangunan ini dibangun dengan nominal 150 juta, seharusnya bangunannya sudah jadi, kenapa ini bangunan belum jadi, bagaimana perencanaannya, dan model seperti apa pengawasannya,” tegasnya.

Sementara itu Abu Asim selaku kepala Desa Nglebak, saat dikonfirmasi di kantor Desa, pada jam kerja sedang tidak ada. Dan menurut salah satu stafnya saat ditanyakan keberadaan Kadesnya, staf desa juga tidak mengetahui. “ wah kita ndak tau mas, pak lurahnya kemana, tadi juga sempat ada warga yang minta tanda tangan pak kades tapi balik pulang lagi karena pak kadesnya sedang keluar,” tukasnya.(elo)