Pernyataan ASPHURINDO Terkait Isu Pungli Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah

KANALINDONESIA.COM, JAKARTA: Maraknya pemberitaan serta pelaporan terkait adanya dugaan pungutan liar (pungli) sebesar 15$ yang dilakukan kepada pihak provider visa dan Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah, ASPHURINDO  (Asosiasi Penyelenggara Haji Umrah dan Inbound Indonesia) mengklarifikasi hal tersebut.

Ditemui di kawasan Jakarta Pusat Selasa (30/05/2017) kemarin, H. Syam Resfiadi(Ketum ASPHURINDO) mengatakan,”laporan mengenai adanya dugaan pungutan liar (pungli) tersebut sangat tidak mendasar. Sebab semua bentuk iuran maupun pungutan dan segala macamnya ada dan sudah tertuang didalam anggaran dasar dan rumah tangga asosiasi itu sendiri. Sehingga apabila meminta kepada anggota untuk keberhasilan dan kepentingan dari anggota kami sebenarnya tidak ada masalah,”ucap Syam Resfiadi.

Dikatakanya“jika ada isu pungli atau praktek korupsi, kan kita (asosiasi) ini bukanlah lembaga pemerintahan, ditambah bila ada jamaah yang dirugikan coba tolong sebutkan jamaah siapa yang dirugikan,? Kami menduga isu pungli oleh Asosiasi Penyelenggara Haji dan Umrah ini hanya pelimpahan isu baru mengenai adanya jamaah yang tidak bisa berangkat yang mungkin terkait dengan masalah visa.”imbuhnya.

Syam juga menghimbau agar calon jamaah untuk berhati-hati dalam memilih travel penyelenggara umrah, apabila ada yang menjual harga paket Umrah dengan harga murah apalagi dibawah harga tiket, masyarakat perlu waspada, tambahnya.

Selain ASPHURINDO, pihak asosiasi penyelenggara Haji dan Umrah lainnya AMPHURI serta HIMPUH juga mengklarifikasi hal yang sama beberapa waktu lalu.(ado)