Tak Berhasil Nyalip, L 300 Hantam Tronton di Jalur Ngawi-Solo

bangkai mobil yang belum dievakuasi

KANALINDONESIA.COM, NGAWI: Laka lantas terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo antara truk tronton melawan kendaraan L-300 tepatnya di kilometer 9-10 masuk Dusun Sookosari, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Ngawi, Selasa (30/05/2017) malam.

Dalam lakalantas tersebut 6 penumpang  kendaraan L-300 mengalami luka berat sedangkan 10 penumpang lainya luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit Widodo dan rumah sakit At Tin.

Informasi yang didapat dari lokasi kejadian menyebutkan, lakalantas bermula dari truk tronton Nopol B 9081 FEU yang dikemudikan Kustanto warga Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Sleman melaju dari arah barat ke timur bersamaan melaju dari dari arah berlawanan kendaraan L-300 Nopol AE 1896 MB yang dikemudikan Nahrowi warga Desa Banyuasin, Kecamatan Karanganyar, Ngawi.

Dari beberapa orang saksi mata berhasil dihimpun keterangan, kendaraan L-300 yang mengangkut puluhan penumpang tengah mengikuti dari arah belakang kendaraan lain yang tidak diketahui identitasnya. Ketika kendaraan yang dimaksudkan tersebut menyalip kendaraan lain kontan saja diikuti kendaraan L-300 ini.

Namun sayang, kendaraan didepan L-300 lolos menyalip dan kembali ke lajurnya sedangkan kendaraan L-300 yang dikemudikan Nahrowi gagal akibatnya terjadilah benturan  dengan truk tronton. Tak pelak kabin kendaraan L-300 ringsek.

“Setahu saya kendaraan L-300 warna putih itu dari timur beriringan dengan kendaraan lain. Ketika kendaraan lain itu berhasil masuk dan menyalip tetapi yang L-300 gagal dan terjadilah tabrakan dengan truk itu,” kata Suparyono salah satu saksi mata dilokasi kejadian.

Sementara itu Kasatlantas Polres Ngawi AKP Rukimin menjelaskan, untuk mengungkap pasti penyebab lakalantas yang melibatkan dua kendaraan pihaknya langsung melakukan olah TKP dengan meminta beberapa keterangan dari warga sekitar. Hanya saja sejauh ini hasilnya masih didalami guna menentukan langkah berikutnya.

“Kami masih melakukan olah TKP termasuk meminta keterangan para saksi mata. Namun langkah pertama yang kami lakukan menyelamatkan para korban terlebih dahulu salah satunya Nahrowi sopir kendaraan L-300 itu sendiri,” jelas AKP Rukimin. (dik)