Dibangun 2016, Paving dan Jembatan Sudah Rusak, Warga Mengeluh

paving yang baru saja dibangun dalam kondisi rusak, serta jembatan yang membahayakan karena kondisi rusak.(frd)

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Diduga karena buruknya kualitas paving, serta lemahnya pengawasan terhadap pembangunan jalan penghubung Desa, oleh satuan dinas terkait, membuat sejumlah jalan penghubung antar Desa dan sebuah jembatan yang tergolong masih baru saja dibnagun mengalami kerusakan.

Progam pavingisasi peningkatan jalan lingkungan yang menghubungkan Desa Sukodadi – Desa Pengampon Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang yang dibangun dengan anggaran APBD tahun 2016 sebesar Rp 554­.651.000, kini kondisinya sudah rusak.

Dari pantauan kanalindonesia.com, banyak pasangan paving yang sudah mulai tidak beraturan dan ambles di beberapa titik sepanjang jalan Sukodadi- Pengampon. Sehingga pengendara kendaraan menjadi tidak nyaman, dan harus ekstra hati-hati saat melintas. Kerusakan jalan paving ini ada titik yang paling membahayakan pengendara yaitu di jembatan Pengampon. Karena di sisi jalannya ada paving yang longsor persis di sisi jembatan.

“jalannya rusak parah mas, kalau mau lewat dan tidak hati-hati, bisa-bisa pengendara akan terperosok masuk sungai, apalagi sebentar lagi lebaran dan kendaraan yang lewat sini ramai sekali mas,” kata  Agus (28) warga dusun Soco ini.(21/06/2017)

Agus menambahkan, waktu selesai pavingisasi, jalan ini awalnyaya kelihatan baik sekali. Tapi baru dua minggu mulai boleh di lalui kendaraan, namun keadaan paving nya sudah mulai banyak yang ambles.

Selain di Desa Pengampon, hal yang sama juga dikeluhkan oleh Ayu (32), warga Sukodadi, Kecamatan Kabuh, Jombang. “Gak tau kenapa baru beberapa minggu pavingisasi jalan selesai tapi kok sudah banyak yang ambles dan amburadul tatanan pavingnya,” ujar Ayu.

Sementara itu Arif Gunawan selaku Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, saat dikonfirmasi via seluler pihaknya mengatakan,” secepatnya kita akan lakukan pemeliharan, mungkin setelah lebaran untuk pelaksanaannya,” papar Arif.(21/06/2017)

Ketika disinggung seperti apa bentuk pemeliharaan yang akan dilakukan oleh Dinas Perkim, Arif menjelaskan,” mungkin untuk sementara kita akan pasang rambu-rambu dan himbauan, sambil menunggu untuk penganggaran perbaikan nantinya mas,” pungkasnya.(elo)