Baru Diperbaiki, Jalan Raya Ploso – Gedeg Rusak Lagi, Pengawas Jalan Provinsi Salahkan Konsultan Pengawas Pekerjaan

kondisi jalan yang belum seminggu diperbaiki sudah rusak lagi

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Parah belum satu minggu diperbaiki, jalan raya Ploso – Gedeg di salah satu titiknya mengalami kerusakan lagi. Tepatnya titik yang berada di Desa Daditunggal, Ploso, Jombang.

Dari pantauan kanalindonesia.com, dilapangan pada Rabu pagi (21/06) jalan yang baru di tambal dengan menggunakan aspal baru tersebut mengalami ambles sekitar 5 hingga 10 centimeter sepanjang kurang lebih 3 meter, sehingga tampak antara aspal baru dan yang lama tidak tersambung, lokasi tersebut terdapat di sisi utara dari jalan yang membujur barat – timur.

Bahkan, karena dikhawatirkan akan membahayakan pengendara yang lewat dari barat, warga sekitar memberikan tanda peringatan dengan tiang kayu. Hal ini dikarenakan, beberapa kali pengendara motor hampir jatuh oleh jalan tersebut. “Ya karena beberapa kali hampir ada orang pengendara jatuh, makanya kami pasang tiang kayu, sejak 2 hari kemarin,”tutur Arip (60), warga yang rumahnya tepat di depan lokasi.(21/06/2017)

Sementara itu, Drajat selaku petugas pengamat jalan provinsi Ploso yang dikonfirmasi via seluler mengatakan bahwa pengerjaan jalan tersebut sudah di lelang dan sudah menjadi kewenangan salah satu PT. “Itu sudah dilelang pak, baik pengerjaannya maupun perawatannya merupakan tanggung jawab PT nya pak,”ungkapnya.(21/06/2017)

Masih menurut penjelasan Drajat, penambalan jalan tersebut merupakan bagian dari pekerjaan pelebaran ruas jalan. Dan, mulai kemarin  seluruh kendaraan besar masuk jalan tersebut, akibatnya pembenahan jalan rusak dan untuk perbaikan harus menunggu pekerjaan lanjutan setelah lebaran.

“Mungkin pengawasnya kurang teliti, jadi mungkin titik itu terlewat dari pengawasan. Karena aturan H – 7 lebaran kendaraan besar dilarang masuk, pekerjaannya dilanjutkan setelah lebaran,”pungkasnya.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, anggaran proyek pelebaran jalan provinsi tersebut di mencapai 3 M lebih dengan total panjang pelebaran sepanjang 3, 2 kilometer dimulai dari titik awal depan kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tapen, Kudu mengarah ke barat hingga timur pabrik Cheil Jedang, Desa Jatigedong, Ploso, Jombang.(elo)