Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran di Lamongan Stabil

KANALINDONESIA.COM: Menjelang Lebaran harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Lamongan sampai saat ini masih terpantau stabil. Harga kebutuhan pokok cenderung mengalami penurunan jika dibandingkan dengan beberapa waktu lalu. Kalaupun ada kenaikan, tidak signifikan.

Kepala Disperindag Lamongan, Muhammad Zamroni mengatakan, pantauan di sejumlah pasar di Lamongan menunjukkan kalau harga sejumlah kebutuhan pokok masih sama dengan minggu lalu.

Sejumlah bahan kebutuhan pokok yang tidak mengalami kenaikan adalah daging sapi dan juga daging ayam. Daging sapi masih di harga Rp. 101 ribu perkilo dan harga daging ayam masih Rp. 31 ribu perkilo.

“Harga-harga ini masih stabil seperti minggu-minggu yang lalu dan tidak ada kenaikan,” katanya.

Kebutuhan pokok lainnya yang tidak mengalami kenaikan adalah beras. Beras kualitas premium, dijual seharga Rp. 9.500 sedangkan beras kualitas medium seharga Rp. 8.750 dan beras termurah seharga Rp. 8.125. Untuk harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan adalah harga telur ayam dari Rp. 19 ribu perkilo menjadi Rp. 18.125 perkilo.

Selain itu, harga cabe rawit juga mengalami penurunan jika dibandingkan minggu-minggu lalu, yaitu dari harga Rp. 31.750 menjadi Rp. 29.250 perkilo atau turun sebesar Rp. 2.500 dan harga bawang putih yang saat ini berada di harga rata-rata Rp. 5.250.

“Ini adalah pantauan kami di sejumlah pasar di Lamongan, diantaranya Pasar Sidoharjo, pasar Babat, pasar blimbing, pasar Sukodadi dan beberapa pasar lainnya,” jelas Zamroni.

Lebih lanjut, Zamroni mengatakan, beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan meski tidak signifikan adalah gula pasir dan minyak goreng yang mengalami kenaikan sebesar Rp. 125, yaitu gula pasir dari harga Rp. 12 ribu naik menjadi Rp. 12.125 dan minyak goreng dari harga Rp. 11.500 menjadi Rp. 11.625.

Selain itu, harga bawang merah juga mengalami kenaikan dari Rp. 24.500 menjadi Rp. 25.500 atau naik Rp. 1000.

“Yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah harga cabe keriting yang naik dari Rp. 22 ribu menjadi Rp. 22.500 dan cabe merah dari Rp. 20 ribu menjadi Rp. 23 ribu,” kata Zamroni yang mengaku juga menggelar pasar murah di beberapa tempat selama Ramadhan untuk menstabilkan harga-harga. (fer)