Telan Anggaran Dana Desa 100 Juta, Bangunan Kios Desa Pulo Lor Mangkrak

papan proyek pembangunan kios Desa Pulo Lor.(elo)

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Pemerintah Desa (Pemdes) Pulo Lor, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, yang berupaya membuat kios Desa diatas tanah lapangan untuk sepak bola, terkesan menghambur-hamburkan uang yang bersumber dari anggaran Dana Desa (DD), pasalnya hingga kini, kios yang dibangun pada tahun 2016 hingga kini masih belum dihuni oleh pedagang, dan masih dalam keadaan mangkrak.

Kurniawan (35) yang merupakan warga setempat saat ditemui kanalindonesia.com, mengaku bahwa sebenarnya bangunan kios yang ada di Desa Pulo Lor, tidak memberikan manfaat yang berarti pada warga setempat, pasalnya kebanyakan warga Desa, bukanlah mayoritas pedagang.” Ya saya kira bangunan kios itu gak ada manfaatnya mas, karena warga sendiri juga tidak tahu untuk siap bangunan itu diperuntukkan. Kalau warga Desa sini sebagian memang ada yang usahanya berdagang, tapi itu kan berdagang daging di Pasar Citra Niaga, bukan di lapangan,” ujarnya.(23/06/2017)

Hal senada juga disampaikan oleh Awang (34) warga Desa Pulo Lor,” dari awal sudah tidak jelas pembangunannya untuk apa, karena hingga kini kios itu belum dihuni pedagang, lantas pertanggung jawabanannya gimana ya, kok bisa lolos,” ungkap Awang pada kanalindonesia.com.(23/06/2017)

Sementara itu Sugeng Budiono, selaku Kepala Desa Pulo Lor, saat dikonfirmasi kanalindonesia.com, via seluler pihaknya enggan memberikan komentar, dan memilih untuk tidak berkomentar.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, di tahun 2017 ini, Desa Pulolor, Kecamatan, Jombang, digelontor dana sebesar Rp 1,277 Miliar dari Pemerintah. Dengan rincian dana sejumlah Rp 1,277 Miliar itu didapat dari 6 pos anggaran. Diantaranya Pendapatan Asli Desa (PAD) sejumlah Rp 8.500.000, Dana Desa (DD) sebesar Rp 810.183.535, Alokasi Dana Desa (ADD) sejumlah Rp 375.759.699, Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) sebesar Rp 50.814.493, Bantuan Khusus (BK) Kabupaten Rp 29.500.000, dan Rp 2.700.000 dari pos anggaran lainnya.

Yang menarik adalah, sejumlah bangunan di Desa Pulo Lor, masih bermasalah, termasuk pembangunan jalan paving dari anggaran DD yang kini masih mangkrak, dan kios Desa yang hingga kini masih belum difungsikan, namun anggaran DD dan dana Alokasi Dana Desa (ADD) 2017 masih bisa dicairkan.

Sementara itu Darmaji selaku kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jombang, saat dikonfirmasi via WhatsApp (WA), masih belum membalas dan memberikan jawaban terkait pencairan DD dan ADD Desa Pulo Lor.(elo)