Warga Mojokerto Tanami Pohon Pisang, Akibat Jalan Desa Rusak Parah

KANALINDONESIA.COM, MOJOKERTO: Tak segera mendapatkan perbaikan, sejumlah warga Dusun Ngepung, Desa Berat Wetan, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto melakukan penanaman pohon pisang di tengah jalan desa setempat yang mengalami kerusakan.

Penanaman pohon pisang ini sebagai pelampiasan kekecewaan warga yang cukup lama, karena pemerintah kabupaten (Pemkab) Mojokerto kurang memperhatikan pembangunan infastruktur jalan di Dusun Ngepung, Desa Berat Wetan, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto.

Dari pantauan kanalindonesia.com aksi tanam pohon pisang di jalan alternatif yang menghubungkan dua kecamatan tersebut dilakukan karena jalan yang rusak parah tidak segera dilakukan perbaikan dan sudah sering terjadi kecelakaan hingga memakan korban.

Kusnan, salah satu warga setempat saat ditemui kanalindonesia.com mengatakan,”kita sudah membuat surat pengajuan mas ke pemerintah tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjutnya,” cetus Kusnan kepada kanalindonesia.com di kediamanya, Rabu (28/06/2017)malam.

Masih menurut Kusnan, “karena sudah tak terhitung lagi korban akibat jalan rusak terpaksa warga menanam pohon pisang agar tidak tambah parah dan jatuh korban lagi, “ungkapnya.

Dari keterangan Kusnan, dimungkinkan jalan penghubung Gedek dan Kecamatan Kemlagi yang rusak parah diakibatkan banyaknya truk pengangkut tebu dan truk tangki limbah dari pabrik Biotenol Gempol Kerep, Kecamatan Gedek.

“Padahal jalan di Kabupaten Mojokerto mendapat perhatian serius dari kepemimpinan Bupati Mustofa Kemal Pasa(MKP), bakan puluhan kilometer jalan di Mojokerto dibangun dengan sistim betonasi.(sim)