Tanaman Padi Petani Desa Plosogeneng Diserang Hama Wereng, Disperta Tutup Mata

petani Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, saat memanen lebih awal padinya yang terserang hama wereng.(har)

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Puluhan petani asal Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menjerit, pasalnya tanaman padi mereka di sawah terserang hama wereng, sehingga musim panen padi pada tahun ini merosot drastis. Bahkan petani memilih memanen padinya lebih awal sebelum tanaman padinya ludes diserang hama wereng.

Namun sangat disayangkan fenomena serangan hama wereng ini, belum sampai terdengar pada telinga pemerintah daerah setempat, bahkan hingga kini satuan dinas terkait yakni Dinas pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang, belum ada langkah kongkrit untuk menangani masalah hama wereng di Desa tersebut.

Hal ini diungkpkan oleh Sudiro (62) yang merupakan salah satu petani di Desa Plososgeneng, saat ditemui kanalindonesia.com, pihaknya mengatakan bahwa biasanya para petani mendapatkan penyuluhan dan bantuan obat-obatan dari Dinas Pertanian, namun untuk tahun ini tidak ada pantauan dan bantuan dari dinas terkait.” Biasanya petani dapat bantuan bibit, obat obatan, dan penyuluhan dari Dinas pertanian  sekarang kok tidak ada sama sekali,” ungkapnya.(29/06/2017)

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Himpunan Petani Pengguna Air (HIPA) Dusun Jabon, Desa Plosogeneng, yakni Supirin (58) pihaknya mengaku bahwa ada sekitar 160 hektar tanaman padi di Desanya, dan kini terdapat 75 % tanaman padi milik petani diserang hama wereng.

“Di Desa Plosogeneng ada 160 hektar sawah dan hampir semua petani menanam padi. Dan biasanya musim lebaran bersamaan dengan musim panen raya tapi, sekarang petani padi di Desa ini menjerit  dikarenakan adanya serangan hama wereng, karena serangan hama ini mempengaruhi pendapatan pada panen padi,” ujarnya.(29/06/2017)

Masih menurut penjelasan Supirin,” biasa untuk 1 hektar tanaman padi, hasil panennya 6-7 ton padi, namun pada saat terkena hama wereng seperti sekarang 1 hektar hanya mendapat 1,2 ton padi,” tukasnya.

Sementara itu Hadi Purwantoro, selaku Kepala Dinas Pertanian Jombang, saat dikonfirmasi, kanalindonesia.com terkait adanya fenomena serangan hama wereng di Desa Plosogeneng melalui sambungan telepon seluler yang terdengar hanya nada pengalihan panggilan masuk, dan ketika dihubungi via aplikasi WhatsApp (WA), Hadi juga tak kunjung membalas.(elo)