Disperta Kabupaten Jombang, Droping 100 Kg Insektisida Lauda Untuk Atasi WBC di Plosogeneng

penyemprotan secara serentak di Desa Plosogeneng, yang dilakukan petugas pertanian, TNI, dan Poktan di Desa Plosogeneng

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Seperti diberitakan sebelumnya sejumlah lahan pertanian di kawasan Kabupaten Jombang, terkena serangan hama wereng batang coklat (WBC), sehingga sejumlah petani menjerit karena gagal panen. Bahkan ada sebagian petani yang memilih untuk memanen padinya secara dini, untuk mengatasi masalah fenomena serangan hama tersebut. Seperti yang dilakukan sebagian para petani di Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Sementara itu Hadi Purwanto selaku Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang, mengaku sudah melakukan beberapa langkah penanggulangan terhadap serangan hama WBC tersebut.” sebenarnya kita dari dinas sudah melakukan penanganan untuk mengantisipasi serangan hama ini, yang letaknya tersebar di sejumlah wilayah, bahkan kita sudah melakukan penanganan disejumlah wilayah seperti gerakan pengendalian gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), WBC. Kita juga memberikan bantuan Insektisida mipcindo dari Disperta Kabupaten Jombang. Dalam penanganan hama, dinas sudah banyak melakukan gerakan pengendalian bersama warga,” terang Hadi (30/06).

Namun saat ditanya terkait apa langkah yang diambil oleh Diperta untuk mengatasi masalah hama WBC di Desa Plosogeneng pihaknya mengatakan bahwa Disperta akan menurunkan petugas pertanian ke lapangan, untuk melakukan pengamatan dan segera mengambil tindakan yang diperlukan.” Hari ini pada Jum’at tanggal 30 Juni 2017, Disperta telah menyalurkan bantuan Insektisida Lauda 25 WP, sebanyak 100 kg untuk mengendalikan WBC di 5 Poktan Desa Plosogeneng,” ungkapnya.(30/06/2017)

Masih menurut penjelasan Hadi,” setelah kita bagikan obatnya, kita melakukan penyemprotan secara serentak dengan sasaran areal pengendalian untuk luas lahan 200 hektar, di Desa Plosogeneng. Selain di Desa Plosogeneng, Disperta juga melakukan hal yang sama di Desa Brambang, Kecamatan Diwek, untuk melakukan penanggulangan hama WBC, dengan Poktan dan masyarakat setempat,” tukasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah melalui sambungan telephone seluler, Tomi Adi Purwanto selaku Kepala Desa Plosogeneng, membenarkan terkait adanya bantuan obat Insektisida Lauda 25 WP, sebanyak 100 kg untuk mengendalikan WBC di 5 Poktan Desa Plosogeneng, dari Disperta Kabupaten Jombang.” Iya mas tadi ada petugas dari pertanian yang membagikan obat dari Dinas. Selanjutnya petugas pertanian dibantu Babinsa, pengurus Poktan dan warga untuk melakukan penyemprotan secara serentak disejumlah sawah yang terletak di beberapa Dusun di Plosogeneng,” katanya.(30/06/2017)

Adi (52) petani asal Desa Plosogeneng, saat ditemui kanalindonesia.com, pihaknya mengaku bahwa dengan adanya penyemprotan secara serentak ini, setidaknya mencegah penyebaran hama ke sebagian sawah miliknya.” Dengan di semprot kayak gini, nanti hamanya tidak sampai menyebar ke are sawah saya mas,” pungkasnya.(elo)