Belum Tentu Jadi Bupati, Abdul Kodir Bantu Bedah Rumah Warga Miskin

Haji Abdul Kodir salah satu calon Bupati Jombang yang akan maju pada Pilkada 2018

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Abdul Kodir, seorang tokoh Politik dari Partai Demokrat Jombang, yang rencananya akan maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018, memberikan bantuan bedah rumah secara gratis menggunakan dana pribadi, kepada sejumlah warga miskin di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

“ untuk hari ini saja ada 3 kegiatan mas, salah satunya hari ini di Desa Keplaksari, membantu saudara kita yang kurang mampu, dengan memberikan bantuan untuk membangunkan rumah layak huni,” kata Abdul Kodir yang merupakan Dewan Pembina Partai Demokrat Jombang, Minggu 27 Agustus 2017.

Masih menurut Kodir, kegiatan ini merupakan suatu rangkain dari program kerja, yang tertuang didalam visi misi yang akan dijadikan modal utama maju dalam membangun Jombang. “ ini merupakan program unggulan, dari 10 program unggunlan lainnya, termasuk menciptakan lapangan kerja,” ungkapnya.

Saat disinggung kenapa pihaknya memberikan bantuan bedah rumah, padahal pemerintah daerah juga mempunyai program bantuan bedah rumah. Sembari tersenyum mantan sekretaris DPC Partai Demokrat tersebut, mengatakan bahwa tidak semua masyarakat yang kurang mampu, dan kondisi rumahnya belum layak, bisa mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“ kinerja pemerintah ada yang baik dan ada juga yang kurang baik, dan tidak semua bisa terkafer oleh pemerintah, yang jelas dari sisi inilah saya berusaha memberikan bantuan bagi saudar-saudara kita yang rumahnya belum layak huni,” paparnya.

Meski belum mendapatkan rekomendasi terkait pencalonannya maju dalam pilkada 2018 nanti, Kodir mengaku pihaknya ikhlas memberikan bantuan tersebut, dan tidak perlu menunggu keputusan atau rekom partai, untuk pencalonannya dari partai Demokrat.

“ kenapa harus nunggu rekom mas, kalau mau membantu dan mewujudkan Jombang bangkit. Saya selalu menghormati apapun keputusan partai, kalau memang tidak direkom ya nanti saya maju dari jalur independent, biar masyarakat sendiri yang menentukan, layak atau tidaknya saya maju membangun Jombang,” tegasnya.

Sementara itu Ana (34) warga Dusun Pagotan, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, yang menerima bantuan bedah rumah, pada sejumlah awak media pihaknya mengaku senang dan tidak perlu was-was lagi saat musim hujan nanti.” Ya seneng mas, kalau nanti hujan dan angin datang rumah saya tidak lagi khawatir rumah saya ambruk dan bocor,” ujar janda beranak 2 tersebut.

Dari data yang dihimpun kanalindonesia.com, Abdul Kodir terus melakukan pendataan terhadap adanya bangunan rumah yang tidak layak huni di 21 Kecamatan di Jombang. Dan kini sudah ada beberapa rumah yang sudah diperbaiki, yang tersebar di 15 Kecamatan.(elo)