Diduga Gunakan Limbah B3 Sebagai Matrial Urug, Warga Desa Protes Ke Camat

warga yang membawa poster berisi tuntutan pada pemilik lahan yang diurug dengan diduga limbah B3

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Puluhan warga Dusun Pranggang, Desa Brambang, Diwek, Jombang, Jawa Timur memprotes atas pengurugan sawah lahan tebu yang di duga menggunakan limbah B3 hasil pengolahan Pabrik Gula (PG). Mereka melakukan protes dengan aksi demo di pinggir jalan tepat di sebelah tumpukan limbah tersebut.

“Sudah sekitar seminggu ini limbah ini di taruh di sini, warga sekitar sini merasakan polusi sehingga rumah dan perabotan jadi kotor, pernafasan juga mengalami gangguan sesak nafas dan batuk,”ungkap Indanah (42) warga setempat kepada wartawan di lokasi demo, Selasa 12 September 2017.

Lanjut Indanah, ia dan warga lainnya meminta ganti rugi kepada pihak yang membuang limbah di lahan sawah yang tak lain adalah milik H. Kholik, warga Mojosongo, Diwek, Jombang. Namun sampai aksi demo ini dilakukan, warga setempat belum memberikan laporan terkait adanya limbah yang mengganggu warga tersebut ke pihak pemerintah desa (pemdes).

“Kami tidak terima, pokoknya warga minta ganti rugi atau limbah tersebut harus dibersihkan dari daerah sini,”tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Imam Muhadi (60), kekesalan warga bertambah karena beberapa kali warga mengadukan persoalan tersebut ke pemilik lahan namun tidak ada tanggapan, bahkan sampai warga mendatangi rumah pemilik lahan, yang terjadi malah warga diabaikan.

“Beberapa kali kami memberitahu pemilik lahan (H. Kholik) lewat anak buahnya namun hingga saat ini belum di tanggapi,” ungkap Imam.

Dari pantauan dilapangan, sejumlah warga setempat, medatangi kantor kecamatan Diwek untuk mencari penjelasan dan penyelesaian masalah tersebut, namun sungguh disayangkan lagi-lagi warga, tidak mendapatkan jawaban pasti dan diabaikan oleh pemerintah setempat. Dua pejabat setempat yakni Kepala Desa Brambang maupun Camat Diwek saat di konfirmasi tentang persoalan ini memilih tidak memberikan komentar.(elo)