Rusak dan Kini Diperbaiki, Jembatan Ploso Ditutup Hingga Desember

Jembatan Ploso menjadi akses utama Kabupaten Jombang-Tuban

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim melakukan perbaikan dan perawatan terhadap jembatan Ploso yang kondisinya sudah sangat membahayakan bagi pengguna jalan, selain umur jembatan yang sudah tua, banyaknya kendaraan berat dengan tonase melebihi kapasitas membuat jembatan ini rusak dan harus diperbaiki.

Untuk itu jembatan yang menjadi akses utama Kabupaten Jombang-Tuban mulai Rabu 13 Sepetember malam, bakal ditutup total hingga Jumat 8 Desember mendatang.

“Jembatan Ploso dalam perbaikan dan perawatan oleh Dinas PU Bina Marga Provinsi,” kata Kasat Lantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana kepada wartawan di lokasi, Rabu 13 Sepetember 2017.

Inggal menjelaskan, penutupan total jembatan selama proses perbaikan dilakukan mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Sedangkan pukul 04.00-20.00 WIB akan diberlakukan sistem buka tutup jembatan. “Buka tutup kami lakukan saat perbaikan bagian atas jembatan,” ungkapnya.

Namun bagi pengendara yang akan melintas jembatan Ploso, pada jam penutupan berlangsung, pengendara bisa menggunakan sejumlah jalur alternative yang sudah disiapkan. Pengendara dari dari arah Nganjuk yang akan ke Tuban dan sekitarnya, bisa melalui simpang 4 Kertosono-Jl A Yani-Jl Supriyadi-Jl Raya Lestari-Jl Patianrowo-Jl Lengkong Jatikalen-Jl Raya Munung Pinggiran-Jl Raya Plandaan-Ploso. Sedangkan dari arah Mojokerto bisa mengakses Jalan Raya Gedeg, Mojokerto-Jl Raya Keboan-Jl Raya Tapen-Ploso.

Sementara selama pemberlakuan sistem buka tutup, lanjut Inggal, jembatan Ploso dikhususkan kendaraan roda dua, roda empat penumpang, bus mini dan truk angkutan tebu. “Untuk truk tebu tonase harus dikurangi, tak boleh full,” terangnya.

Inggal memastikan, Jembatan Ploso masih bisa dilalui khusus kendaraan dalam kondisi darurat, seperti ambulance dan mobil pemadam kebakaran. “Kami akan koordinasi dengan yang melakukan perbaikan jembatan, tapi harus ada pemberitahuan ke kami kalau kondisi darurat,” pungkasnya.(elo)