Laporkan Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Pelapor Menunggu Hampir Tiga Tahun

Suwaji yang tanda tangannya diduga dipalsukan oleh Uswatun

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Uswatun Nur Hasanah (36) dilaporkan oleh suadaranya yakni Suwaji (68) warga Dusun Jogoloyo, Desa Jogoloyo, Kecamatan Sumobito, Jombang Jawa Timur, ke Polres Jombang, hal ini dikarenakan Uswatun diduga melakukan pemalsuan tanda tangan, atas sebuah surat hibah tanah, dari Akuwat.

Sesuai dengan laporan Suwaji ke pihak Kepolisian, muncullah surat laporan Polisi nomor : LP/518/X/2014/JATIM/RES. JBG, tgl 31 Oktober 2014, atas dugaan kasus pemalsuan tanda tangan yang dimaksud dalam pasal 263 KUHP. Namun perkara ini belumlah berjalan lancar terbuti baru patun 2016, terbitlah Surat Perintah Penyidikan nomor : Sprint-Dik/448/XII/2016/Satreskrim, tanggal 17 Desember 2016.

“ perkara ini sudah lama mas, saya laporkan ke Kepolisian tapi ya gitu lama sekali penangannya, ya mungkin karena saya ini orang yang tidak mampu mas,” kata Suwaji saat ditemui dirumahnya pada Sabtu, 16 Sepetember 2017.

Meski demikian Suwaji tidak putus asa, bahwa perkara yang melibatkan sauadaranya tersebut pasti akan menemui jalan terang, dan keadilan akan datang meski perkaranya berjalan lama baginya.

“ kemarin sekitar tanggal 13 Mei 2017, saya dimintai surat hibah tanah dari Akuwat ke Ssiwadi yang masih saudara saya juga mas, katanya mau dijadikan pembanding di uji laboratories,” ujarnya.

Sementara itu AKP Wahyu Norman Hidayat selaku Kasat Reskrim Polres Jombang, membenarkan perihal tersebut, pihaknya menuturkan bahwa untuk sementara kasus ini masih menunggu hasil uji laboratories. “ masih nunggu hasil lab keluar dari Polda Jatim mas, baru nanti ada tindak lanjut,” tukas Norman.

Dari data yang dihimpun redaksi untuk perkara penanganan kasus oleh pihak Kepolisian di atur dalam Peraturan Kapolri (Perkap) No. 12 Tahun 2009, yang selanjutnya mengatur mengenai batas waktu penyelenggaraan penyidikan seperti yang tertuang pada Pasal 31 ayat (2) Batas waktu penyelesaian perkara dihitung sejak diterimanya Surat Perintah Penyidikan meliputi: a. 120 hari untuk penyidikan perkara sangat sulit, b. 90 hari untuk penyidikan perkara sulit, c.  60 hari untuk penyidikan perkara sedang, d. 30 hari untuk penyidikan perkara mudah.(elo)