Bus Widji Ugal Ugalan Terguling, Puluhan Penumpang Luka Luka

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Puluhan penumpang mengalami luka luka setelah bus yang ditumpanginya terguling usai menabrak tiang listrik di poros pantura Lamongan, Jawa Timur. Sebagian besar korban di larikan ke Puskesmas dan Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sebuah bus Widji nopol S 7281 UJ jurusan Semarang – Surabaya terguling usai menabrak tiang listrik tepatnya di Desa Waru Wetan, Kecamatan Pucuk, Selasa (10/10/2017) siang tadi.

Akibat bus terguling membuat puluhan penumpang mengalami luka berat dan luka ringan terkena pecahan kaca. Korban dilarikan ke rumag sakiy Muhammadiyaj Lamonfan dan Puskesmas setempat untuk mendapat perawatan intensif. Korban rata rata mengalami luka di kepala, tangan dan kaki.

Menurut pihak Satlantas Polres Lamongan Ipda Hengky kecelakaan bermula sebuah mobil pick up L 300 hendak berbelok arah ke arah selatan, sementara kendaraan truk tronton yang berada dibelakangnya berhenti dan lebih serong ke kiri.

Namun tiba tiba bus Widji dalam melaju kencang mencoba menyalip sebelah kiri dan tidak menuntut kemukinan mampu menyalip dikarekan ada tiang listrik. Bus langsung menabrak tiang listrik lalu kemudian terguling.

“Jadi ada kendaraan yang hendak berbelok arah terus truk yang berada dibelakangnya berhenti agak menyerong ke kiri, tiba tiba bis yang dikendarai Suroso warga jakarta ingin menyalip sebelah kiri tapi gak nuntut lalu nabrak tiang listrik,” ungkap Kanit Laka Polres Lamongan.

Sementara akibat kecalakaan tersebut sempat membuat arus kendaraan macet dari arah Babat menuju Surabaya. Kemacetan di perkirakan memakan waktu hingga satu jam lebih.

“Dampak dari kecelakaan dan ramainya lalu lintas di jalur Lamongan – Surabaya mengakibatkan kemacetan. Macet berlangsung lebih dari satu jam,” ucapnya.

Kini Supir bus Widji bernama Suroso Warga Kalideres, Jakarta dan saksi saksi kini diperiksa oleh unit Lantas Polres Lamongan untui memastikan penyebab pastinya kecelakaan tersebut.

“Saat ini kita masih meminta keterangan saksi saksi dan supir untuk memastikan kejadian kecelakaan tersebut,” kata Ipda Hengky. (Fer)