Tradisi Sedekah Bumi Menjadi Tradisi Tahunan Warga Pangkatrejo

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Untuk mengungkapkan rasa syukur atas nikmat yang ada bisa ditunjukan dengan berbagai cara. Bagi masyarakat Jawa yang masih sangat kental dengan tradisi dan budayanya, mereka juga memiliki cara tersendiri atas nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan YME. Salah satunya adalah dengan menggelar tradisi sedekah bumi.

Seperti yang dilakukan warga Desa Pangkatrejo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur menggelar sedekah bumi.

Warga Desa Pangkatrejo menggelar tradisi sedekah bumi. Mereka melakukan kirab gunungan yang berisi hasil bumi sebagai tanda syukur atas melimpahnya habis panen.

Tradisi sedekah bumi tersebut berlangsung pada hari Jumat (27/7/2017). Ratusan warga ikut mengarak satu gunungan dan beberapa makanan dan buah buahan yang terbuat dari hasil bumi desa setempat.

Menurut Kepala Desa Pangkatrejo, Serman, sedekah bumi adalah ritual tradisional masyarakat jawa yang sudah berlangsung secara turun-temurun sejak jaman dahulu. Ritual sedekah bumi ini biasanya dilakukan oleh masyarakat jawa yang berprofesi sebagai petani yang menggantunggkan hidupnya dan keluarganya dengan memanfaatkan kekayaan alam yang ada di bumi untuk mencari rizqi.

Pada pelaksanaannya, tak banyak kegiatan yang dilakukan. Hanya saja, saat acara berlangsung, seluruh masyarakat merayakannya. Bahkan hal ini bisa menjadi caya tarik wisata. Biasanya masyarakat berkumpul di salah satu rumah sesepuh atau tempat yang telah disepakati untuk menggelar ritual tersebut, tentu saja tak lupa dengan tumpengnya.

“Makanan yang ada pada gunungan saat tradisi ritual sedekah bumi adalah sayur mayur, buah buahan dan hasil panen lainnya. Sedangkan yang lainnya seperti minuman, buah-buahan dan lauk-pauk hanya bersifat tambahan saja, Tambah Kades Pangkatrejo.

Puncak ritual sedekah bumi di akhiri dengan melantunkan doa bersama-sama oleh masyarakat setempat dengan dipimpin oleh sesepuh adat. Ada yang sangat menarik dalam lantunan doa yang ada dilanjutkan dalam ritual tersebut. Yang menarik dalam lantunan doa tersebut adalah kolaborasi antara lantunan kalimat kalimat Jawa dan dipadukan dengan doa yang bernuansa Islami.

Tradisi ini merupakan agenda tahunan yang kerap dilakukan masyarakat pangkatrejo. Dimana sedekah bumi merupakan salah satu bentuk syukur masyarakat Pangkatrejo kepada Allah Swt. (Fer)