Bakesbangpol Lamongan Ajak Masyarakat Tanamkan Wawasan Kebangsaan dalam Kebhinekaan

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Berbagai fakta dan fenomena yang berkembang, menunjukkan bergesernya nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang ditandai dengan kemerosotan akhlak dan degradasi wawasan kebangsaan. Melihat hal tersebut, Bakesbangpol Kabupaten Lamongan menganggap perlu adanya sinergitas program pemantapan wawasan kebangsaan yang lebih konkret dan nyata.

Penanaman nilai-nilai dan ideologi Pancasila dipandang perlu lebih ditingkatkan lagi mengingat  pesatnya penyebarluasan informasi yang berkembang dimasyarakat saat ini, terlebih untuk menangkal berita bohong atau yang kini lebih sering disebut dengan berita hoax yang akan memecah belah persatuan. Bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk.

“Wawasan Kebangsaan sangat diperlukan sebagai upaya pembinaan karakter dan jati diri bangsa, guna meningkatkan kualitas kebangsaan sehingga bangsa Indonesia mampu mengatasi berbagai permasalahan kebangsaan yang dihadapi, termasuk ancaman Disentragitas Bangsa.” Ujar Joko Raharto, SSTP Camat Karanggeneng saat membuka Acara Pembinaan Integrasi Bangsa oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Lamongan di Pendopo Kecamatan Karanggeneng, Selasa (7/11/2017).

Lebih lanjut Joko Raharto menjelaskan, bahwa untuk dapat mengimplementasikan kebijakan wawasan kebangsaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan perlu dibangun sinergi antara pemerintah, swasta dan masyarakat sebagai dasar bagi terbangunnya rasa Nasional yang tinggi dan menjadi ruh penyemangat pembangunan dalam semua aspek kehidupan nasional.

Pancasila yang lahir sebagai ideologi bangsa Indonesia sejak kemerdekaan merupakan suatu landasan pembangunan yang tidak dapat tergantikan oleh ideologi apapun.  Pancasila merupakan suatu hal yang abadi dan harus terus dipertahankan, hendaknya nilai-nilai Pancasila ini justru menjadi acuan dalam setiap sendi-sendi pembangunan yang ada di Indonesia.  Seluruh peserta seminar ini diberikan pemahaman dan diajak untuk menatap kedepan bagaimana menghadapi tantangan kemajuan jaman di era teknologi dan informasi dengan tetap menjaga semangat persatuan dan kesatuan.

“Dengan adanya acara seperti ini mudah – mudahan dapat menambah wawasan dan pemahaman masyarakat dalam menjaga kode etik berbangsa dan bernegara,” harapannya.

Sementara itu Bambang Eko Muljono, SH, SpN, M.Hum, MMA selaku pembicara pada acara tersebut memberikan gambaran bahwasanya pengaruh globalisasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara tidak bisa dihindari, oleh karena itu perlu diwaspadai sebab bisa jadi menjadi momok yang kuat sebagai tantangan bangsa ini.

“Jangan melupakan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia, semua hasil perkembangan iptek khususnya dibidang teknologi informasi telah mampu mengatasi berbagai permasalahan manusia.  Bicara pada zaman modern ini semua serba instan, cepat, dan tepat, walaupun demikian penggunaan iptek juga sering berdampak pada manusia yang tidak bertanggungjawab sebagai tindak kejahatan.  Sebagai makhluk yang berakal suci maka seharusnya kita mensukuri dan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi ini menjadikan hidup kita kearah yang lebih baik,” tegasnya.

Acara yang dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa dan karangtaruna ini merupakan kerjasama antara Bakesbangpol Kabupaten Lamongan dan pihak Kecamatan Karanggeneng. (Omdik)