Kejagung Perintahkan Inspeksi Indisipliner di Kejari Ponorogo

M Yani saat memberikan keterangan di Kejati Jatim

KANALINDONESIA.COM, SURABAYA: Koordintar LSM 45 Ponorogo, Muhammad Yani memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Kamis (16/11/2017)

Kedatangan M Yani beserta sejumlah anggota LSM 45 Ponorogo tersebut untuk memberikan keterangan kepada tim Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terkait laporan pengaduan  (LAPDU)  M.Yani kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Kejaksaan yang telah ia kirimkan pada16 September 2016 lalu.

M.Yani dalam LAPDU nya melaporkan Kepala Kejaksaan Negeri ( Kajari) Ponorogo Suwandi beserta jaksa fungsional Safruddin yang menurutnya indisipliner.

Kejaksaan Agung memerintahkan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk melakukan inspeksi atas kasus tersebut.

Dikatakan M Yani,”ada 15 pertanyaan yang diberikan oleh tim Asisten Bidang Pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur selama 2 jam,”ucapnya.

Disebutkanya, diantarannya terkait kronologi laporan yang diajukan ke Kejaksaan Agung.

“Kami melaporkan Suwandi dan kawan-kawan kerena diduga telah melakukan permainan dalam proses peradilan terhadap mantan Dirut RSUD dr. Harjono Sudigtomarto, drg. Priyo Langgeng . Ada pelanggaran yang dilakukan, yakni membawa yang bersangkutan dengan kereta api eksekutif saat akan sidang ke Surabaya, tanpa sepengetahuan hakim di Pengadilan Tipikor Surabaya,”bebernya.

Sementara itu, Achmad Soedjajanto, jaksa fungsional pada Asisten Bidang Pengawasan Kejati, yang merupakan anggota Satgas Penanganan LAPDU, mengakui sudah meminta keterangan dari pelapor yakni M. Yani.

“Pemanggilan ini dilakukan karena pelaporan dari Muhammad Yani ditingkatkan ke tahap inspeksi atas perintah Kejaksaan Agung. Bahkan dalam waktu dekat tim asisten bidang pengawasan ini akan melakukan inpeksi langsung ke Kejaksaan Negeri Ponorogo,”kata Achmad Soedjajanto.(ars)