Jenazah Korban Terseret Arus di Magetan, Ditemukan di Belotan

KANALINDONESIA.COM, MAGETAN: Setelah 4 hari berjibaku mencari korban terseretnya arus saluran air Ringinagung, akhirnya tim gabungan dari BPBD dan Polres Magetan berhasil menemukan mayat Fabustam Abu Amar, Minggu(19/11/2017).

Korban atas nama Fabustam ditemukan sudah dalam keadaan meninggal, di terusan kali gandong, tepatnya sekitar jembatan Belotan, Kecamatan Bendo, sekitar 20 kilometer dari Kota Magetan.

Kapolsek Kota, AKP Munir membenarkan, jika mayat yang ditemukan di sekitar sungai Belotan tersebut adalah mayat fabustam Abu Amar, korban terseretnya arus saluran gorong- gorong di Ringinagung dengan berdasarkan ciri-ciri yang ada di tubuh korban.

”Dari data kami, hasil konfirmasi pihak keluarga, ada ciri-ciri pada tubuh korban, yakni tahi lalat dibawah mata, dan luka bekas kena knalpot di kakinya,”terang AKP Munir.

Lokasi ditemukannya mayat fabustam, tambah AKP Munir, jauh dari tempat kejadian perkaraTKP). Dikarenakan hujan yang terus menerus dalam beberapa hari terakhir ini, yang membuat fabustam terbawa arus air hingga belotan.

”Hujan yang terjadi terus menerus dalam beberapa hari ini, membuat debet air tinggi, sehingga jenazah fabustam ditemukan sudah sampai sungai belotan, sekitar 20 kilometer dari lokasi kejadian,”tambahnya.

Seperti diketahui, Fabustam dan Arega adalah korban terseret arus air gorong- gorong  yang berada di Desa Ringinagung, Magetan pada hari kamis (16/11/2017) lalu. Mereka terseret arus air selokan setelah sebelumnya bermain air di kubangan depan kantor Dindik Magetan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati- hati dan waspada dalam suasana apapun, terlebih saat ini cuaca menurut BMKG masih akan terjadi hujan sedang lebat dalam beberapa hari kedepan,segera laporkan jika terjadi bencana atau kejadian apapun di wilayah magetan,agar segera dilakukan penanganan,” tegas Kapolsek Kota yang memimpin langsung pencarian korban ini.(Choiri)