Banjir Bandang di Lombok Timur, Menewaskan Dua Warga dan Puluhan Rumah Rusak

Ilustrasi

KANALINDONESIA.COM, LOMBOK TIMUR: Banjir bandang yang terjadi di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) Minggu(19/11/2017) kemarin. mengakibatkan ratusan rumah rusak dan menelan dua korban jiwa.

Tempat terdampak paling parah di dusun tenten pejeruk, dusun orong bukan dan senange dusun sepapan,sementara kondisi jembatan dan jalan disenange belum bisa dilewati karena masih dilalui luapan air dan dihalangi tumpukan batang bambu berikut akar-akar nya, aspal jalan terkelupas dan sisi jalan ambrol.

Putu Arga Sujarwadi, selaku
Kasiop Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, PH Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram mengatakan,”lntensitas curah hujan 3 hari terakhir yang mengakibatkan Bendungan Pandandure di Suwangi Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur over kapasitas, hingga membuat meluapnya 5 anak sungai yang mengisi Bendungan Pandandure dan kondisi air laut sedang pasang hingga menyebabkan terjadinua banjir bandang,”ucapnya saat di komfirmasi reporter kanalindonesia.com Senin (20/11/2017) di Mataram.

Dikatakannya,”banjir yang terjadi kali ini merupakan banjir pertama yang terjadi di wilayah Kabupaten Lombok timur, bagian selatan dan isu jebolnya tanggul bendungan Pandandure Itu bohong,”terangnta.

Lebih lanjut dikatakanya,” akibat dari bencana banjir bandang, untuk sementara laporan yang masuk terdapat dua korban jiwa atas nama Rozy (35) laki-laki yang tercatat sebagai warga Orong Bukal, Kecamatan Keruak, Lombk Timur dan Wasila Cantika ( 9) warga Desa Sepit, Kecamatan Kruak lotim,”ujarnya

Akses jalan dari Praya Lombok Tengah menuju Lombok Timur dari Sepapan ke Jerowaru masih belum bisa dilalui kendaraan karena jembatan Senange masih dibanjiri air dan dihalangi oleh batang bambu berikut akarnya dan aspal jalannya rusak.(awi)