Lima Ketua Partai Akan Usut Tuntas Lawatan Bupati Gresik

KANALINDONESIA.COM, GRESIK: Lima ketua partai di Gresik, DPD PAN, DPD Golkar, DPC PDIP, DPC PPP dan DPC PD mendesak DPRD yang memiliki fungsi pengawasan agar mengusut tuntas lawatan Bupati Sambari Halim Radianto dengan memboyong 119 pejabat dan staf ke Malaysia selama tiga hari, 17-19 yang diduga menggunakan dana APBD melalui pos dana taktis.

“Ya harus diusut tuntas. PAN mendesak kasus itu diusut tuntas karena telah menciderai kepercayaan masyarakat,” ujar Ketua DPD PAN Gresik Khamsun, Selasa (21/11/2017).

Khamsun mengaku sangat menyayangkan langkah Bupati yang lawatan ke Malaysia dengan memboyong 119 rombongan disaat kondisi ekonomi masyarakat memprihatinkan. Dan, di saat kondisi APBD Gresik kritis. Sehingga, banyak program yang harus dikensel (dihapus) karena terbentur pembiayaan.

“Ini menujukkan ketidakpekakan para pejabat Sambari melihat kondisi yang ada, ” papar politisi senior PAN Gresik.

Khamsun mengaku, partainya tidak tinggal diam menyikapi lawatan Bupati dengan memboyong 119 pejabat dan stafnya.

” Bukan diam bos, dari sore tadi (kemarin,red) sudah komunikasi dengan sejumlah partai. FPAN akan gabung bersama F-PG , F-PD , F-PDIP dan F-PPP untuk menyikapi lawatan Bupati bersama ratusan pejabat yang mendapatkan sorotan luas masyarakat,” paparnya.

Ketua DPC PDIP Hj.Siti Muafiyah mengaku telah memerintahkan langsung Sekretaris DPC PDIP Mujid Riduan yang duduk menjadi Ketua FPDIP DPRD Gresik agar menindaklanjuti plesiran sejumlah kepala OPD di lingkup Pemkab Gresik ke Malaysia.

“Sudah, saya sudah perintahkan Pak Mujid yang duduk menjadi Wakil Ketua Komisi I (bidang pemerintahan dan hukum) untuk bersikap,” ujarnya.

Sekretaris DPC PPP Khoirul Huda mengatakan, Partainya tidak tinggal diam menyikapi lawatan Bupati bersama 119 rombongan ke Malaysia dengan menghabiskan biaya lebih dari 660 juta tersebut.” Jelas, PPP jelas bersikap,” kata Ketua Komisi IV yang membidangi TKI (tenaga kerja Indonesia) ini.

FPPP DPRD Gresik, kata Huda, begitu sapaan akrabnya juga patut mempertanyakan kepergian puluhan pejabat mengikuti lawatan Bupati ke Malaysia untuk temu akbar dengan TKI. Para pejabat tersebut tidak ada keterkaitan dengan lawatan yang dilakukan Bupati.

” Seharusnya kan cukup OPD Disnaker maupun Kesra yang turut serta. Mengapa semua ikut,” cetus politisi asal Manyar ini.

Sementara Ketua PD Gresik Eddy Santoso juga mengaku bahwa PD tidak tinggal diam merespon lawatan Bupati bersama 119 rombongan ke Malaysia.

” Saya sudah perintahkan anggota FPD yang duduk di komisi yang membidangi menindanjutinya,” kata Eddy singkat.

Sebelumnya, Ketua DPD Golkar Gresik H.Ahmad Nurhamim menyatakan, sudah perintahkan Ketua Komisi I (Suparno Diantoro,red) untuk menindaklanjuti lawatan Bupati bersama 199 rombongan.

“Kami sudah minta Pak Parno untuk hearing dengan OPD terkait,” katanya. (wan)