Kades Kemuning Sumbawa Barat Sesalkan Camat Belum Mau Tanda Tangan Berkas Atensi Evaluasi RAPBdes

Kades Kemuning (tengah)

KANALINDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT: Pemerintah Desa (Pemdes) Kemuning, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, mengeluhkan pihak yang berkompetensi dalam merekomendasikan atensi dan evaluasi RAPBdes perubahan, dalam hal ini Camat Sekongkang yang  belum mau menandatangani rekomendasi tersebut.

Husni Tamrin Kepala Desa Kemuning saat ditemui reporter kanalindonesia.com Selasa (21/11/2017) di kediamannya menyatakan jika dirinya sangat menyesalkan kejadian itu,”karena hal ini berdampak ke pencairan anggaran Dana Desa tahap Triwulan ketiga yang mestinya sudah diajukan ke  DPPKA hari ini karena waktunya sangat mepet ,”jelasnya.

Dikatakan Husni Tamrin, “ini jelas merugikan saya dan merugikan Desa Kemuning, karena menghambat proses pencairan tersebut, saya mempertanyakan ada apa Camat Sekongkang tak mau menandatangani berkas rekomendasi atensi dan evaluasi RAPBdes yang akan kami ajukaan,”kata Husni Tamrin kepada kanalindonesia.com.

Tamrin menambahkan, kalau Camat Sekongkang tidak mau menandatangani  rekomendasi Atensi dan Evaluasi RAPBdes tahap Triwulan tiga ini, sama saja memperhambat pencairan Dana Desa (DD) tahap triwulan tiga dan akan berdampak tersendatnya pembangunan di Desa Kemuning dan tidak sesuai seperti yang sudah dijadwalkan,”saya berharap camat segera menandatangani berkas tersebut agar kami bisa segera mengajukannya,”tutupnya.

Sementara itu, Syarifuddin selaku  Camat Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat  saat hendak dikomfirmasi tidak berada di kantornya, reporter kanalindonesia.com menghubungi camat melalui pesan singkat Whatsapp, menyangkal perihal tersebut.

Melalui pesan singkat Whatsapp, Syarifuddin mengatakan, ” itu sama sekali tidak betul kalau saya tidak mau tanda tangan, saya akan menandatangngani berkas tersebut namun terlebih dahulu berkas itu saya perintahkan Sekcam untuk memeriksa dan mengecek sebelum saya tandatangani, bukan saya tidak mau tanda tangan,”jelasnya.(awi)