Wow, Artis jadi penjual Tiket Masuk di Turnament HIVOP CUP 2017 Pengangsalan

KANALINDONESIA.COM, LAMONGAN; Apabila anda menyaksikan HIVOP CUP 2017 Pengangsalan, sebuah turnamen bola voli yang diselenggarakan oleh Karangtaruna Pradna Paramitha Desa Pengangsalan Kecamatan Kalitengah, anda akan menemui banyak hal yang mengagumkan dalam sebuah turnamen yang digabung dengan pengelolahan sebuah pertunjukan yang baik.

Sebuah turnamen olahraga tidak bisa berjalan dengan lancar apabila tidak ada sosok panitia yang mampu menjalankan. Dari bagian keamanan, bagian kebersihan, bagian karcis, bagian pengantar pemain. Peran itu pun sering diabaikan hanya karena orang beranggapan peran itu tidak penting.

Dsinilah peran dari bagian keamanan, bagian kebersihan, bagian karcis dan bagian pengantar pemain sangat penting dalam suatu turnamen olahraga bisa dikatakan bagus ataupun berhasil apabila bagian-bagian bekerja dengan sungguh sesuai dengan bidangnya masing – masing.

Begitu pun yang dilakukan oleh Heny Yasinta, gadis cantik yang juga penyanyi terkenal itu bertugas sebagai penjual tiket ini berperan penting dalam gelaran HIVOP CUP 2017 Pengangsalan. Dia yang biasa bertugas sebagai penjual tiket bertempat tinggal di Desa Pengangsalan Kecamatan Kalitengah juga. Gadis kelahiran 9 Agustus 1991 ini ingin berpartisipasi dalam gelaran tersebut karena dia juga merasa terpanggil sebagai remaja Desa Pengangsalan.

Walau jadwal manggungnya padat namun Heny masih bisa mengatur waktunya untuk bisa membantu jadi penjual tiket masuk dalam turnamen yang berlangsung hingga tanggal 26 Nopember 2017 tersebut. Dengan senyumnya yang polos, dia melayani penjualan tiket masuk sehingga para penonton mau sabar dan antri untuk masuk ke arena turnamen.

Penyanyi yang pernah sukses membawa pulang penghargaan pada sebuah Festifal Dangdut di sebuah stasiun TV swasta nasional (Indosiar) tersebut banyak menarik perhatian dan antusias para penonton untuk hadir.

“Alhamdulillah, tiga hari terakhir ini penjualan tiket semakin meningkat. Kemarin saja, tiket terjual 1.087 lembar dalam satu malam belum lagi yang memakai tiket terusan”, kata dia disela-sela aktivitasnya menjual tiket.

Terkadang ada yang minta foto bareng setelah membeli tiket, akan tetapi bagi Heny tetap dilayani dengan baik karena ini resiko sebagai artis dan hadir dalam sebuah turnamen yang begitu megah di wilayah Lamongan dan Gresik.

“Saya juga senang akan pasrtisipasi Mbak Heny Yasinta dalam kegiatan ini, kehadirannya bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton HIVOP CUP 2017 Pengangsalan”, kata Aditia Prayogi ketua Panitia Pelaksana. (Omdik)