Antrian e-KTP Jombang Membludak, Satpol PP dan Warga Nyaris Baku Hantam

petugas Satpol PP yang nyaris baku hantam dengan warga pemohon E-KTP

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Carut marutnya pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, masih belum bisa diatasi oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat.

Meski sudah dilakukan inspeksi mendadak (Sidak) oleh Bupati Jombang, namun suasana berdesakan, saling dorong berebut nomor antrian masih saja di jumpai di kantor Dispendukcapil. Bahkan pemkab setempat meminta bantuan aparat dari satuan polisi (Satpol) Pamong Praja (PP). Puluhan aparat Satpol PP dikerahkan hanya untuk menertibkan warga yang menjadi pemohon layanan di Dispendukcapil.

Dari pantauan di kantor Dispendukcapil, pada hari Rabu 22 November 2017, aksi saling dorong antara petugas Satpol PP dan pemohon pelayanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, sempat terjadi. Bahkan salah satu aparat petugas dari Satpol PP nyaris saja baku hantam dengan warga.

Sementara itu Ali Arifin selaku Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Jombang, mengatakan bahwa pihaknya sebagai Polisinya Pemkab, akan bertindak secara humanis, mengarahkan dan sebagainya.” Satpol PP hanya mencoba untuk mentertibkan saja,” kata Ali Arifin pada sejumlah wartawan.

Lanjut Ali, pihaknya meminta peranan Camat dan Kepala Desa agar lebih ditingkantkan lagi, terkait sosialisasi pada masyarakat untuk pengurusan e-KTP.” pak Camat dan Kepala Desa punya peranan penting, untuk memberikan informasi pada warganya agar tidak terlalu pagi ke sini (red: Dispendukcapil), agar tidak berjubel, sehingga jam nya ritmenya jelas dan bisa berjalan dengan lancar,” tukas Ali.(elo)