Wah, Melunak Setelah Hearing Komisi I DPRD Gresik Terkesan Main Mata

KANALINDONESIA.COM, GRESIK: Dengar pendapat (hearing) yang digelar Komisi I DPRD Gresik untuk membahas acara gathering rombongan 119 pejabat Pemkab ke Malaysia menjadi buah bibir. Sebab dalam hearing yang dihadiri Sekkab Kng. Djoko Sulistio Hadi, Kepala Inspektorat Hari Suryono, dan Kepala BKD M. Nadlif itu, Komisi I terkesan melunak.

Tidak seperti sebelumnya, di mana anggota Komisi I terlihat berapi-api hingga mereka berjanji akan mengusut tuntas kasus gathering ke Malaysia tersebut.

“Kok Komisi I tidak sefrontal sebelumnya. Kalau melihat pemberitaan, mereka kok terlihat main mata saat hearing. Ada apa ini,” celoteh Pardi warga gresik.

>Kondisi ini pun menjadi atensi sejumlah partai yang memilki anggota di Komisi I. Golkar misalnya, berjanji akan mengevaluasi anggotanya kalau benar-benar-benar terbukti ada main mata dalam hearing tersebut.

“Garis partai sudah jelas, kalau ada yang terbukti main mata, evaluasi jelas kami lakukan,” tegas Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhamim, Jumat (24/11/2017).

Nurhamim, menjelaskan jika pihaknya saat ini tengah memanggil sejumlah anggotanya yang duduk di Komisi I untuk dimintai penjelasan soal hasil hearing gathering pemkab. “Saya masih nunggu kesimpulan dari kawan-kawan Komisi I dari FPG.

Golkar sendiri memiliki 11 anggota di DPRD Gresik yang tergabung dalam Fraksi PG. Dari 11 anggota itu, 2 di antaranya duduk di Komisi I, yakni Suparno Diantoro (ketua) dan Wongso Negoro (anggota).

Langkah serupa juga akan ditempuh PAN Ketua DPD PAN Gresik, Khamsun juga berjanji akan mengevaluasi anggotanya jika terbukti main mata. “Ini persoalan serius yang tengah menjadi atensi publik, makanya jangan sampai main-main apa lagi sampai masuk angin,” unkapnya. (wan)