Empat Bocah Dibawah Umur Pelaku Curanmor di Jombang, Dibekuk Polisi

Kapolres Jombang saat menyampaikan perss rilis hasil ungkap curanmor

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Satreskrim Polres Jombang, Jawa Timur, berhasil mengamankan empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor). Empat tersangka pelaku curanmor yang berhasil diamankan petugas tersebut, masih berstatus pelajar.

Keempat tersangka itu diantaranya yakni, FDI (12), pelajar kelas V sekolah dasar (SD), FFA (15) pelajar kelas IX , WIP (15) pelajar kelas VI Madrasah Ibrida’iyah (MI), serta MEE (16) pelajar kelas X SMK. Kempat tersangka ini berasal dari beberapa Desa di Kecamatan Jombang Kota.

“Mereka beraksi periode tanggal 18 – 24 November 2017 dan terbagi menjadi dua kelompok. Pembagian tugasnya ada yang sebagai joki dan ada yang bertindak mencari sasaran,” kata AKBP Agung Marlianto selaku, Kapolres Jombang AKBP kepada sejumlah wartawan saat rilis kasus di mapolres setempat, Rabu 29 November 2017 kemarin.

Masih menurut Agung, pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan petugas reskrim usai mendapatkan sejumlah laporan dari korban curanmor. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas  mendapat informasi jika salah satu sepeda motor yang ciri-cirinya seperti milik salah satu korban, saat itu sedang dinaiki pelaku FDI.

Selanjutnya sejumlah petugas langsung meluncur ke lokasi untuk menangkap FDI. Saat dilakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan tersebut, tersangka FDI tidak bisa menunjukkan surat kendaraan yang dibawanya. Kemudian petugas mengamankan tersangka untuk dimintai keterangan. Kepada petugas tersangka FDI, mengaku jika sepeda motor tersebut, merupakan hasil curian.

“dari hasil pengembangan tersangka FDI kemudian menyebut nama tiga anggota komplotan lainnya yakni FFA, WIP, MEE yang biasa beroperasi dengannya. Kemudian anggota berhasil menangkap tiga pelaku ini,” ujar Agung.

Lanjut Agung, selain menangkap ke empat pelaku, polisi juga berhasil menyita tujuh unit sepeda motor hasil kejahatan. “Khusus yang diambil adalah motor yang tidak dikunci stang maupun kunci pengaman tambahan oleh korbannya. Untungnya sepeda motor curian belum ada yang dipindahtangankan dan masih digunakan untuk sarana transportasi oleh para pelaku,” ungkapnya.

Imbuh Agung, untuk itu Kapolres Jombang menghimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan, mengingat pelaku masih dibawah umur. “para pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman maksimal 7 tahun,” pungkasnya.(elo)