Waduk Pandan Dure Lombok Timur, Tempat Wisata Baru Warga NTB

KANALINDONESIA.COM, LOMBOK TIMUR: Semenjak beroperasi pada beberapa tahun yang lalu, bendungan atau waduk Pandan Dure, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu magnet baru bagi masyarakat sekitar waduk, bahkan dari luar daerah pun berdatangan untuk hanya sekedar berfoto selfi baik sebagai tempat rekreasi maupun tempat berwisata.

Setiap harinya banyak dikunjungi warga yang ingin melihat bendungan raksasa, yang memakan lahan ribuan hektar dan menenggelamkan puluhan desa di Lombok Timur itu.

“Saya berjualan di sini semenjak di bukanya bendungan ini. Setiap hari saya berjualan di sini,” ucap Inak Ernawati salah satu penjual asongan, asal Desa Beleka  Lombok Tengah kepada reporter kanalindonesia.com jumat,(01/12/2017) kemarin.

Inak Ernawari mengaku semenjak berjualan di area bendungan ekonomi keluarganya lumayan membaik. Semenjak berjualan penghasilan dalam seharinya bisa mencapai Rp 700 ribu hingga Rp 1 juta.

“Kalau rame mas bisa sampai Rp 1 juta lebih itu biasanya hari hari libur, kalau hari hari biasa 600 sampai 700 ribu. Hanya sekedar bisa menyekolahkan anak mas dan membantu suami juga yang bekerja sebagai buruh tani,”cerita Inak Ernawati ibu dari empat anak gadis yang kini anak ke tiganya sedang duduk di bangku Kelas 1 SMU.

Bagi Inak Ernawati walaupun setiap harinya harus pulang pergi dari Desa Beleka, Lombok Tengah ke bendungan Panda Dure  Lombok Timur. Tidak jadi masalah baginya demi membantu perekonomian keluarganya.

Bendungan Pandan Dure merupakan bendungan paling besar yang dibangun pemerintah pusat di Kabupaten Lombok Timur, yang luasnya mencapai 11,65 hektar, untuk memenuhi kebutuhan irigasi pertanian termasuk mengatasi kekeringan lahan pertanian di bagian utara Lombok Timur.(awi)