AHY Beri Semangat dan Bantuan Kemanusiaan Pada Korban Bencana Alam di Jatim, Jateng dan Yogyakarta

KANALINDONESIA.COM, YOGYAKARTA:  Di penghujung tahun 2017 ini, di beberapa wilayah Indonesia dirundung berbagai bencana alam. Mulai dari banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor. Dari sejak Kamis 30 hingga 3/12/2017 ini.

Maka itu Direktur Eksekutif The Yudhoyono Instititute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendatangi dan menyemangati para korban bencana mulai dari Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Kabupaten Wonogiri, Yogyakarta, hingga ke Desa Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Kemarin, lantas AHY melanjutkan perjalanannya ke Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Pada kesempatan itu, AHY meninjau lokasi bencana melewati reruntuhan rumah warga yang rusak dan tanah basah berlumpur. Mulai dari Selasa lalu, volume air hujan tak henti-henti mengguyur desa tersebut dan mengakibatkan banjir mencapai 1.5 meter, merusak perumahan, dan akses jalanan di sana.

“Hujan deras mulai dari Selasa siang dan sampai sekarang pun belum berhenti sampai air semakin meninggi, warga pun ikut kerja bakti menyingkirkan tanah lumpur yang menutupi akses jalan,” tandas Topo.

Saat itu juga, AHY mendengarkan keluhan mereka, dan menanyakan apa yang mereka lakukan pasca bencana dan kesiapan mereka waktu membuang tanah-tanah tersebut. AHY menanyakan “Ini tanah-tanahnya dibuang kemana pak” laluTopo menjawab dengan muka terlihat trenyuh ” tanah lumpur ini nanti akan dikumpulkan terlebih dahulu sebelum dibuang ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) terdekat,” jawab Topo.

Usai itu, AHY langsung menghampiri salah satu rumah warga. Kebetulan ibu-ibu sedang berkumpul memasak mie rebus dalam panci besar. “Assalamualaikum Bu, lagi pada masak ya. Ini makanannya untuk siapa,” tanya AHY.

lantas para ibu-ibu menjawab dengan senyum “ini mas, sedang menyiapkan makanan sejumlah 80 orang yang sedang bekerja bakti, termasuk relawan-relawan yang ada di wilayah tersebut.dengan nada spontan ibu-ibu meminta AHY untuk mencicipi mie buatan mereka. “Mas ayo dicoba mas,” seru seorang Ibu kepada  AHY.

Dengan senang hati AHY mencicipi makanan tersebut. Dengan mangkok daun ala kadarnya, tak canggung AHY dengan lahap mencoba mie rebus. “Wah enak ini Bu, jadi ngerepotin,” ujar AHY.

Sebelum meninggalkan lokasi, AHY berpesan ” untuk tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan ini. Semua beban ini nantinya akan ada hikmahnya, pesan AHY. Tak lupa pula AHY menitipkan paket-paket bantuan sembako bagi mereka. “Kami susah, tapi senang rasanya diperhatikan dan diberi bantuan. Terima kasih,” ujar Tukira (55), warga Desa Sriharjo yang tak kuasa menahan air matanya, terharu

Sebelum meninggalkan Desa Sriharjo, AHY menyempatkan diri mampir ke Balai Desa Kebon Agung yang terletak 1 km dari lokasi sebelumnya. Tak lupa pula AHY memberikan bantuan secara simbolis kepada Bupati Bantul Suharsono untuk para korban banjir di desa tersebut.

Suharsono menjelaskan bahwa setiap kecamatan akan melaporkan kerugian mereka masingmasing. “Tiap-tiap kecamatan pasti akan melaporkan kerugiannya di tiap kecamatan masingmasing,” jelas Suharsono.

Ia pun menjelaskan bahwa besok sore mereka akan berkoordinasi dengan Pemda setempat untuk memberikan dana bantuan kepada warga yang rumahnya hanyut, dan daerah-daerah yang infrastrukturnya rusak. “Mudah-mudahan lancar, kami doakan semoga agar pulih kembali, warga bisa kembali ke rumah,” pesan AHY.

Kepada awak media yang hadir, AHY mengucapkan apresiasinya untuk aparat, pemerintah, dan komunitas yang turut bergandengan tangan membantu para korban bencana. “Saya mengapresiasi segala  langkah tanggap darurat yang dilakukan oleh aparat pemerintahan baik itu Pemda, Provinsi, Kabupaten, dan juga aparat lain yang terkait, termasuk Kepolisian, TNI, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), para Tagana (Taruna Siaga Bencana), PMI (Palang Merah Indonesia), Puskesmas, Posyandu, PKK (Pembina Kesejahteraan Keluarga), dan lainnya,” pungkas AHY. (Bc)