Upacara Ngaben Bali

KANALINDONESIA.COM, BULELENG: Sejumlah warga sedang mengikuti upacara Ngaben di Setra Desa Banjarasem, Seririt, Buleleng, Selasa (05/12/2017).

Ngaben merupakan salah satu upacara adat Bali yang dimaksudkan untuk mengkremasi atau untuk pembakaran jenazah di Bali.

Upacara adat ini adalah sejenis ritual yang dilakukan dengan maksud untuk mengirim jenazah karena akan memasuki kehidupan selanjutnya.

Upacara ini merupakan sebuah simbol untuk mensucikan roh yang meninggal tadi. Karena dalam agama Hindu yang merupakan agama mayorias masyarakat Bali mempercayai tentang adanya reinkarnasi. Maka dari itu masyarakat Bali percaya kalau yang mati tadi akan memasuki kehidupan selanjutnya.

Untuk mengiringinya oleh masyarakat Bali dilaksanakanlah upacara adat ini.

Terkait asal usul dari kata Ngaben ini ada beberapa versi. Ada yang berpendapat kalau berasal dari kata beya yang memiliki arti bekal.

Selain itu ada juga yang mengatakan kalau berasal dari kata ngabu yang memiliki arti menjadi abu. Ada juga yang mengatakan kalau berasal dari kata ngapen yang memiliki makna penyucian menggunakan api.

Dalam ajaran Hindu dipercayai kalau Dewa Brahma atau yang sering disebut sebagai dewa pencipta juga dikenal sebagai dewa api, maka dari itu upacara ini dimaksudkan untuk membakar kotoran yang berupa jasad kasar yang melekat pada roh dan roh tersebut akan dikembalikan kepada sang penciptanya. (Wan)