Oalah, Ditagih Janji Menikah Gadisnya Dicekik Sampai Tewas

Pelaku saat diamankan  di Mapolres Kendal(foto : Eko_kanalindonesia.com)

KANALINDONESIA.COM, KENDAL: SNR (41) warga Kecamatan Plantungan harus berurusan dengan pihak berwajib. Dia diamankan polisi dikarenakan sudah mencekik kekasihnya hingga tewas.

Korban bernama Karlina Dwi Jayanti (20) warga Kabupaten Tegal. Pembunuhan tersebut dilakukan tersangka pada Agustus 2017 di sebuah ladang jagung di Kecamatan Sukorejo. Tersangka ditangkap polisi setelah buron selama tiga bulan.

Tersangka mengaku menghabisi nyawa kekasihnya lantaran memaksa dan meminta pertanggungjawaban agar segera dinikahi.

Sebelum membunuh pacarnya, tersangka terlebih dahulu sempat dipukul dengan menggunakan bambu di bagian punggungnya. Kesal bercampur emosi dengan ulah pacarnya, tersangka lantas dirinya punya pikiran untuk menghabisi nyawanya.

”Saya kesal dia merengek untuk segera dinikahi. Saya memang pernah berjanji untuk menikahinya. Saya emosi ketika punggung saya dipukul sama bambu, lalu saya mencekiknya hingga tewas.” katanya saat gelar perkara di Mapolres Kendal, Rabu (06/12/2017).

Setelah menghabisi nyawa kekasihnya, ia melarikan diri ke Jakarta selama tiga bulan. Dalam pelariannya, SNR mengaku bekerja menjadi kuli bangunan.

”Saya menjalin hubungan sekitar satu tahun. Kenal di Jakarta waktu saya bekerja sebagai buruh bangunan.”ungkaonya.

Kapolres Kendal AKBP Adiwijaya melalui Kasat Reskrim AKP Aris Munandar, mengatakan, hasil otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Semarang korban meninggal disebabkan karena ada unsur kekerasan.

Satreskrim Polres Kendal lalu melakukan penyelidikan. Dari pengembangan dan diperoleh keterangan sejumlah saksi, polisi mengetahui keberadaan tersangka dan langsung melakukan pengejaran.

”Tersangka kami tangkap di wilayah Tomang Jakarta Barat. Selama di Jakarta, tersangka bekerja sebagai buruh bangunan. Tersangka kami jerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” jelas dia.@eko