Tiga Penjarah Barang-Barang Bencana Alam Pacitan Diamankan Polisi

KANALINDONESIA.COM, PACITAN: Disaat ratusan warga Dusun Krajan, Desa Ploso, sibuk membersihkan rumah dari sisa lumpur, tiga komplotan penjarah masuk dan mengangkut barang- barang rumah yang terbawa banjir dengan membawa mobil pick up, Rabu (06/12/2017).

Ketika tiga pencuri itu sibuk menaikan barang jarahannya ke sebuah mobil pick up, warga yang melihat langsung berteriak maling dan puluhan warga lainya langsung menangkap ke dua tersangka penjarah dan 1 penjarah lari setelah mendengar teriakan maling. Akan tetapi selang beberapa menit polisi pun berhasil menangkap ketiga pencuri tersebut.

” Adanya laporan warga Dusun Krajan, Desa Ploso, bahwa ada 3 orang melakukan penjarahan barang- barang rumah tangga yang terbawa arus banjir. Jajaran Polres Pacitan langsung meluncur ke TKP untuk mengamankan 3 penjarah dari amukan masa,” jelas Kapolres Pacitan AKBP Setyo K Heriyatno kepada kanalindonesia.com.

“Ketiga tersangka yang berhasil diamankan yakni Kswt ( 47), FJR (24), Arw (51). Ketiganya merupakan warga Dusun Selare, Desa Bangunsari. Sedangkan barang bukti yang dijarah, 1 unit buffet,1 kayu usuk bekas,1 sak padi,1 gawang jendela bekas dan saat ini kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

lebih lanjut, Kapolres menegaskan,”siapapun dalam keadaan darurat akibat bencana alam menggunakan kesempatan menjarah atau mencuri barang di wilayah bencana saya akan menindak tegas pelaku sesuai dengan UU yang berlaku,” tegas AKBP Setyo K Heriyanto yang beberapa hari menjabat Kapolres Pacitan.

Sementara Sonhaji (49) salah satu tokoh warga Dusun Krajan, Desa Ploso, mengatakan,” setelah saya mendengar adanya penjarahan di lingkungann Dusun Krajan,  saya langsung menuju TKP untuk mengamankan 3 pelaku dari amukan warga,”ucapnya.

“Keadaan susah habis terkena bencana banjir begini kok ada orang menggunakan kesempatan untuk menjarah barang- barang milik warga yang terbawa arus banjir, barang-barang tersebut masih dipakai nanti. Namun warga belum sempat mencari dan membersihkan karena masih pada sibuk membersihkan sisa lumpur didalam rumah,  bukannya membantu malah menjarah,” tandas Sonhaji.

Dengan adanya kejadian penjarahan yang baru dialami, Sonhaji juga menyarankan kepada warga Dusun Krajan, Desa Ploso untuk lebih waspada, “jika ada orang asing yang masuk mohon ditanya terlebih dahulu apa kepentingan dan keperluannya,” pungkasnya.(Bc)