Mulai dari Memenuhi Persyaratan Hingga Karena Rasa Penasaran, Calon Perangkat Desa Mengikuti Ujian

SERIUS: Peserta Ujian calon Perangkat Desa Pucangtelu Kec. Kalitengah sedang mengerjakan soal-soal yang diberikan Panitia. ( foto: Omdik_kanalindonesia.com)

KANALINDONESIA.COM. LAMONGAN; Banyak jabatan perangkat desa di wilayah Kabupaten Lamongan Jawa Timur mengalami kekosongan. Kekosongan perangkat desa terjadi dengan berbagai alasan yang berbeda-beda, ada yang mengundurkan diri, meninggal dunia dan diberhentikan.

Kekosongan sejumlah jabatan menyebabkan sistem pemerintahan di desa bisa terkendala. Setelah sempat dihentikan karena perbaikan regulasi maka proses pengisian terhadap jabatan perangkat desa yang kosong mulai banyak dilaksanakan dibeberapa desa.

Seperti yang hari ini Kamis (7/12/2017) dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Pucangtelu Kecamatan Kalitengah Lamongan yang melaksanakan ujian untuk tiga jabatan perangkat desa yang kosong. Jabatan yang kosong tersebut antara lain; 2 Kepala Dusun dan 1 Kasie yang ditinggalkan oleh pejabatnya karena berbagai hal sejak 3 tahun lalu.

Menurut Kaseran, Kepala Desa Pucangtelu Kecamatan Kalitengah yang ditemui Kanalindonesia.com disela-sela ujian bagi calon perangkat desanya mengatakan kekosongan perangkat desa ini sudah hampir 3 tahun, sehingga untuk menjaga kesetabilan pelayanan terhadap masyarakat ada perangkat desa yang rangkap jabatan.

“Kepala Dusun Dukuan sudah memasuki masa purna tugas, Kasie Pelayanan meninggal dunia dan Kepala Dusun Dandang kami berhentikan tidak hormat karena ada permasalahan dengan tugasnya yang menyalahi aturan”, Imbuh Kaseran.

Sementara itu, dari 6 orang calon perangkat desa yang mengikuti ujian pada hari ini terdapat sepasang suami istri yakni Budi Biyantoro (32) dan Ulfianah (26). Munculnya Ulfianah ikut mendaftakan diri menjadi calon perangkat desa karena untuk menutupi persyaratan jabatan perangkat desa yang kosong minimal diisi oleh 2 pendaftar calon perangkat desa.

Khoirul Anwar salah satu peserta ujian  yang kali ini merebutkan kursi jabatan Kepala Dusun Dandang mengatakan, ketertarikannya mendaftarkan diri mengikuti seleksi untuk mengisi jabatan perangkat desa khususnya jabatan Kepala Dusun Dandang selain didasari rasa ingin mengabdikan diri pada masyarakat juga dikarenakan rasa penasaran mengapa jabatan Kepala Dusun Dandang selama 23 tahun terakhir ini harus berganti-ganti orang hingga sekarang adalah orang yang keempat dengan berbagai alasan.  Mulai dari meninggalkan jabatan dengan sendirinya sampai harus diberhentikan dengan permasalahan terhadap masyarakat.

Dari hasil Ujian Perangkat Desa  Pucangtelu Kecamatan Kalitengah yang sudah selesai dilaksanakan menghasilkan Budi Biyantoro (Kepala Dusun Dukuha), Heri Hermawan (Kasie Pelayanan) dan Khoirul Anwar (Kepala Dusun Dandang).

Kaseran selaku Kepala Desa sangat senang karena pelaksanaan Ujian Calon Perangkat Desa Pucangtelu yang dihadiri oleh Muspika Kalitengah selaku pengawas ini berjalan dengan lancar.

“Saya sangat berterima kasih kepada jajaran panitia yang sudah melaksanakan kegiatan mulai awal sampai akhir dengan baik dan tidak ada permasalahan yang berarti. Selanjutnya saya berharap dengan adanya perangkat desa yang baru ini pelayanan masyarakat lebih maksimal dan fokus terhadap tupoksinya masing-masing terutama kepala dusun yang langsung berhadapan dengan masyarakat”, jelasnya. (Omdik)