IPC Jombang Bersama Yayasan Al Chosiah, Peringati Hari Disabilitas Internasional

penyandang cacat yang berada di yayasan Al- Chosiah beserta jajaran pengurus IPC Jombang

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Yayasan Al-Chosiah dan Ikatan Penyandang Cacat (IPC) Jombang, Jawa Timur, peringati hari Penyandang Disabilitas Internasional yang jatuh pada tanggal 3 Desember kemarin. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian untuk lebih memperhatikan para penyandang cacat yang diprakarsai oleh PBB sejak 1992.

Fokus dari peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional ini adalah untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan sejumlah masalah ataupun persoalan yang terjadi terkait kehidupan para penyandang disabilitas.

“Tema Hari Disabilitas Internasional 2017 kali ini adalah, “KAMI JUGA BISA” menuju masyarakat inklusif, tangguh dan berkelanjutan sesuai UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas. Pemilihan tema ini berdasarkan masih banyaknya persoalan-persoalan yang dihadapi penyandang cacat, seperti perlakuan diskriminatif dan rendahnya tingkat kesejahteraan para penyandang cacat,” kata Faizudin selaku Pembina IPC Jombang, pada sejumlah wartawan Minggu, 17 Desember 2017.

Masih menurut Faiz, selain untuk memberikan dukungan kepada para penyandang cacat supaya dapat meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan mereka. Pada peringatan Hari Penyandang Disabilitas Internasional, organisasi pemerhati disabilitas, pebisnis, dan seluruh elemen masyarakat di Jombang, mampu memaknai momen tersebut dengan berbagai kegiatan sosial.

“Mengacu pada UU Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang cacat, maka kedudukan hak dan martabat penyandang cacat (disibilitas) sama dengan warga negara indonesia lainnya dalam setiap aspek kehidupan, karena itu sudah seharusnya seluruh masyarakat Jombang sadar dan memandang positif pada setiap penyandang cacat dilingkungannya,” ujar Faiz.

Lanjut Faiz, pada peringatan hari disabilitas internasional 2017 ini, pihaknya berharap agar dapat dijadikan sebagai momentum instropeksi bagi seluruh masyarakat Jombang dan pemerintah Jombang bahwa masih banyak hak-hak penyandang disabilitas yang belum terpenuhi.

“Kurangnya fasilitas publik khusus bagi difabel meyebabkan aktivitas penyandang disabilitas menjadi sangat terbatas, karena itu pemerintah seharusnya menyediakan fasilitas publik khusus difabel, agar persoalan utama ini segera bisa diselesaikan,” tukasnya.

Dalam peringatan hari penyandang disabilitas internasional yang diselenggarakan oleh IPC Jombang bersama yayasan Al-Chosiah, ratusan penyandang cacat di Jombang tersebut, berkumpul di aula yayasan Al-Chosiah Kecamatan Ngoro. Bahkan sejumlah anak penyandang disabilitas tampak riang saat bertemu dengan saudara-saudara mereka yang mempunyai latar belakang hampir sama.(elo)