Puluhan Sopir Bus Terminal Pacitan Jalani Tes Urin dan Uji Kendaraan

KANALINDONESIA.COM, PACITAN: Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pacitan, Satuan Narkoba Polres Pacitan bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan menggelar pemeriksaan kesehatan terhadap sejumlah driver (supir) Bus Antar kota dan Antar Propinsi.

Dalam operasi ini, dipimpin langsung KaBag Ops Polres Pacitan, Kombes Sukoco mengatakan tak hanya pemeriksaan tes urin dan kesehatan bagi para driver tetapi juga uji kelayakan kendaraan dalam beroperasional.

“Selain tes narkoba para driver, kita juga memeriksa kelayakan kendaraan dalam beroperasi, khususnya rem, lampu kendaraan, dan beberapa bagian lainnya. Hal ini kita lakukan untuk meminimalisir terjadinya laka lantas dan juga memberikan kenyamanan baik bagi penumpang angkutan tersebut maupun bagi pengguna jalan lainnya,” ucapnya saat di terminal Bus Tipe A Pacitan, Senin (25/12/2017).

Sementara itu, Kasat Narkoba, AKP Agung menegaskan jika dalam pemeriksaan tersebut ditemukan indikasi penggunaan Narkoba, pihaknya akan langsung bertindak.

“Kita akan terus memantau kegiatan yang diindikasi adanya peredaran narkoba. Dan untuk mengantisipasi hal tersebut, kita melakukan tes urin ini. Jika diketahui ada yang positif menggunakan narkoba, maka kami akan memprosesnya, bahkan bisa saja ijin trayeknya akan dicabut karena akan sangat membahayakan bagi penumpang, pengguna jalan, bahkan dirinya sendiri, namun dalam operasi ini para sopir tidak ada yang mengkomsumsi Narkoba atau miras dan semua sopir dinyatakan sehat,” jelas Kasat Narkoba.

Kasat Lantas AKP Hendrix K Wardhana, menegaskan, “sopir bus memiliki peran sangat penting untuk mengantar penumpang dari tempat asal ke daerah tujuan. Jadi penumpang perlu jaminan keamanan dan kenyamanan. Jangan sampai sopir sakit, terlebih lagi menggunakan narkoba sehingga membahayakan penumpang,” tegasnya.

Ia menjelaskan, “untuk itu para sopir lakukan tes urin dan cek kesehatan dapat diketahui seberapa tinggi tekanan darah, juga gula darah, dan sebagainya dari si sopir bus. Dari hasil tes oleh tim kesehatan itu nantinya akan diketahui apakah pengemudi tersebut merupakan pengguna narkoba, konsumsi miras, namun para sopir dinyatakan sehat semua dan tidak ada yang mengkonsumsi narkoba atau miras,” ucapnya.

Kasatlantas juga mengimbau, agar warga Pacitan yang ingin liburan untuk selalu waspada saat berkendara. Selain juga mempersiapkan kondisi kendaraan yang maksimal untuk mudik.

“Kami himbau pada para pengendara roda 2 atau roda 4 agar tetap berhati-hati dalam perjalanan, dan periksa selalu kondisi kendaraan sebelum berlibur. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya jangan dipaksa berkendara. Waspadai juga barang bawaan agar tidak hilang dan jangan mudah percaya dengan orang yang tidak dikenal,” himbau Kasatlantas.(Bc)