Promosi Pariwisata Gencar Dilakukan Dinas Pariwisata Pemda Sumbawa Barat

kepala dinas pariwisata Sumbawa Barat Subawanto

KANALINDONESIA.COM, SUMBAWA BARAT: Promosi potensi destinasi wisata kabupaten Sumbawa Barat gencar dilakukan. Hal itu sangat dibutuhkan untuk menarik wisatawan sekaligus mengoptimalkan pendapatan daerah melalui PAD, bahkan tidak tanggung tanggung Dinas Pariwisata memajang baleho promosi destinasi pariwisata Sumbawa Barat berukuran raksasa di Bandara International Lombok (BIL) belum lama ini.

“Itu semua kita lakukan untuk mempromosikan destinasi yang ada di sumbawa barat untuk mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara.” ungkap kepala Dinas Pariwisata, Sumbawa Barat Subawanto Rabu (27/12/2017) kepada reporter kanalindonesia.com di ruangannya.

Selama tahun 2017 tercatat di Dinas Pariwisata Kabupaten Sumbawa Barat kunjungan wisatawan dari luar dan dalam negeri meningkat melebihi dari yang ditargetkan oleh Dinas Pariwisata.

“Tahun ini jumlah kunjungan meningkat, tercatat wisatawan yang mengunjungi Sumbawa Barat yang menghuni hotel dan homstay berjumlah 20.077 wisatawan yang terdiri dari 16.552 wisatawan lokal dan 3.525 wisatawan mancanegara.” papar Subawanto sembari memperlihatkan data dan majalah promosi pariwisata ternama dan terpampang gambar Mantar di majalah itu.

Subawanto juga memaparkan destinasi pariwisata yang masuk dalam kalender acara tahunan dinas pariwisata pada tahun 2018 nanti di antaranya Mantar yang tersohor dengan paralayangnya dan Sekongkang dengan pantainya dan ombak surfingnya dan tahun ini Kecamatam Sekongkang tujuan terbesar wisatawan mancanegara.

Dikatakan Subawanto, untuk memajukan pariwisata yang ada di Sumbawa Barat tentunya Dinas Pariwisata tidak bisa bekerja sendiri sendiri, pihaknya membutuhkan kerja sama antar instansi di pemerintah setempat pasalnya anggaran pariwisata sangat minim.

“Untuk mempromosikan destinasi pariwisata, Pemda Sumbawa Barat malakukan kerja sama dengan pemerintahan Kabupaten Lombok Utara (KLU) di bidang pariwisata, dalam waktu dekat ini MoU terkait kerja sama tersebut sudah akan di sepakati dan ditanda tangani,”ucapnya.

Dijelaskannya dalam waktu dekat ini Pemda KSB dan Pemda KLU akan menjalin kerja sama dalam bidang pariwisata.

“Tenjalinnya kerja sama pemda KSB dengan pemda KLU nantinya akan berdampak positif untuk kemajuan pembangunan pariwisata Gili yang ada di KLU pengunjung wisatawan mancanegaranya perhari 3000an lebih, itu perhari kita Sumbawa Barat setahun diangka itu, nantinya dengan kerjasama itu KSB bisa berbagi dengan KLU dengan adanya kapal cepat yang akan dioprasikan dengan rute Gili menuju KSB akan mempermudah wisatawan mengunjungi pariwisata yang ada di KSB,” harapnya.

Subawanto menyarankan ke bupati dan wakil bupati agar 20 persen anggaran SKPD di peruntukkan ke pembangunan pariwisata untuk mempercapat pembangunan infrastuktur pariwisata. Menurutnya kerja sama dengan pihak lain juga sangat di butuhkan untuk mempercepat pembangunan pariwisata di Sumbawa Barat ini. (awi).