Rekom Belum Jelas, Dua Partai Koalisi Berebut Jadi Cawabub Nyono

Subaidi Muchtar calon wakil bupati Jombang yang di usung PKB untuk mendampingi Nyono Suherli Wihandoko

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Belum adanya kejelasan rekom akan dukungan dari partai Golkar untuk pencalonan Nyono Suherli Wihandoko, sekaligus dengan sosok figur siapakah pasangan yang akan mendampinginya maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jombang Jawa Timur yang dilakukan secara serentak 2018 nanti.

Hal ini membuat terlihatnya persaingan yang cukup ketat oleh sejumlah partai koalisi pengusung, yang mengajukan calon wakil Bupati (Cawabub) untuk digandeng dengan Nyono. Dua partai pengusung yang menyodorkan kader terbaiknya untuk digandeng Nyono, yakni Partai Amanah Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pada kubu PKB, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Jombang sudah menentukan kader terbaiknya yakni, Subaidi Mukhtar sebagai satu-satunya Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabub) yang diajukan untuk mendampingi Nyono, sedangkan pada kubu PAN nama Ali Fikri juga disodorkan oleh PAN untuk maju mendampingi Nyono, sebagai Bacawabub.

Diputuskan dengan mekanisme partai nama Subaidi Mukhtar dipastikan maju sebagai Cawabub yang akan mendampingini Nyono.“Instruksi dari DPW PKB memutuskan nama Pak Subaidi,” ungkap Mas’ud Zuremi selaku Ketua DPC PKB Jombang.

Bahkan Ketua DPC PKB tersebut yakin, bahwa sosok figur Subaidi akan digandeng Golkar untuk mendampingi Nyono Suharli Wihandoko di Pilkada Jombang nanti. “Kami terus berkoordinasi dengan Pak Nyono. Saya yakin seratus persen tidak akan beralih dari PKB, itu sudah jadi kesepakatan kami dengan Pak Nyono,” ungkap Mas’ud.

Sementara itu Subaidi Mukhtar sendiri memastikan besok akan ada pertemuan untuk membentuk tim sukses di kediaman Bupati Nyono. “Besok hari Jumat, kami ada pertemuan dengan Pak Nyono di kediamannya di Desa Spanyul untuk membentuk tim pemenangan koalisi,” tegas Subaidi.

Lanjut Subaidi, selain membentuk tim sukses yang terdiri dari partai koalisi pengusung Nyono, pihaknya juga memastikan bahwa bulan depan akan segera mendeklarasikan pasangan antara Nyono Suherli Wihandoko dengan dirinya.” insyaallah nanti tanggal 4 Januari kita akan deklarasikan pada publik,” tukasnya.

Dikonfirmasi secara terpisah Saichu selaku, ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN Jombang, terkait nama Subaidi sebagai Cawabub yang akan maju mendampingi Nyono, pihaknya mengatakan bahwa terkait penentuan Cawabub yang akan mendampingi Nyono, pihaknya akan diajak berbicara, sesuai dengan hasil MoU.

“Kami sudah bertemu dengan Pak Bupati tentang calon yang kami usulkan. Saat ini masih dilakukan pendalaman, termasuk nama kader kami,” papar Saichu.

Ketika ditanya jika nanti nama kadernya tidak jadi dipilih Nyono utnuk menjadi pasangannya sebagai Cawabub pada pilkada nanti, pihaknya mengatakan akan segera melaporkan apapun keadaan yang nanti terjadi di dalam koalisi tersebut.

” kita akan menyampaikan pada DPW dan DPP, terkait keadaan pilkada khusus di Jombang. Jika memang nanti keadaan tidak sesuai dengan perjanjian (red: MoU), kita akan laporkan ke DPP, dan hasilnya tergantung hasil keputusan DPP, karena kami sifatnya hanya melaporkan,” tukas Saichu.

Dari data yang dihimpun redaksi, Nyono Suherli Wihandoko, dipastikan di dukung oleh sejumlah partai politik untuk maju di pilkada Jombang, diantaranya yakni PKB, PKS, PAN, dan untuk Golkar hingga hari ini belum ada pernyataan secara resmi akan dukungan partai tersebut yang berbentuk surat rekomendasi yang sekaligus menentukan siapakah pasangan yang akan menjadi wakilnya.(elo)