Puncak Peringatan Haul ke 8, Sejumlah Tokoh Sampaikan Pemikiran Gus Dur Semasa Hidup

Gus solah saat sampaikan buah pemikiran Gus Dur dalam acara puncak peringatan Haul Gus Dur

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Dalam peringatan haul KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang ke-8, sejumlah tokoh nasional memberikan pandangan terkait sosok Presiden Republik Indonesia ke-4 tersebut.

Segala cerita dan buah pemikiran Gus Dur disampaikan dihadapan ribuan tamu undangan dan masyarakat umum yang menghadiri acara puncak peringatan haul tersebut, yang diiadakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Jombang, Jawa Timur.

“Gus Dur pernah marah ketika saya menawarkan untuk berkompromi dengan pihak yang akan menjatuhkan Gus Dur, tetapi Gus Dur berkata dengan tegas bahwa lebih baik mundur daripada didekte oleh partai-partai politik,” kata Mahfud MD saat menceritakan sosok Gus Dur yang selalu berpegang pada prinsip.

Sementara itu, KH Solahuddin Wahid selaku pengasuh Ponpes Tebuireng, juga menyampaikan bahwa sosok Gus Dur merupakan orang yang memiliki toleransi yang sangat tinggi terhadap sesama.

“Dulu keragaman menjadi modal, kini keberagaman menjadi masalah. Hanya toleransi yang jadi solusinya. Gus Dur sudah melakukan itu dengan melindungi kaum minoritas, kita tinggal melanjutkan,” ujar Gus Solah.

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa, bahkan pihaknya mengumumkan bahwa dalam waktu dekat Gus Dur akan mendapatkan gelar kepahlawanan dari Pemerintah Indonesia.

“Tahun depan akan kita ajukan lagi untuk gelar pahlawan nasional bagi Gus Dur. Dari Presiden sendiri sebenarnya tidak ada masalah, cuman ada catatan bahwa untuk gelar pahlawan yang akan diberikan tinggal menunggu waktu yang tepat,” ungkap Khofifah.

Acara puncak peringatan haul Gus Dur diikuti ribuan masyarakat dari berbagai wilayah di Indonesia, kedatangan mereka tak kain untuk melakukan doa bersama dan mengenang jasa serta pemikiran Gus Dur semasa hidupnya.

Di acara tersebut dihadiri pula tiga menteri di era Gus Dur saat menjabat sebagai Presiden RI sekaligus sebagai sahabat Gus Dur, tiga nama menteri tersebut yakni Prof DR M Mahfud MD, Dr Rizal Ramli dan Dra Khofifah Indar Parawansa.(elo)