Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif pada Pemilu 2019, Bawaslu Ingin Masyarakat Lebih Awas

salah satu anggota Komisioner Bawaslu Jatim, Aang Kunaifi SH MH

KANALINDONESIA.COM, JOMBANG : Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2019, Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaskab) Jombang, Jawa Timur, mengadakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pertisipatif Pemilu 2019 di aula lantai II Hotel Yusro.

Kegiatan sosialisasi tersebut, dihadiri oleh anggota Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Timur,  Aang Kunaifi SH MH, beberapa perwakilan Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019, instansi pemerintahan, serta beberapa organisasi masyarakat dan Mahasiswa di Kabupaten Jombang, dengan ntuhuan agar dalam pelaksanaan pemilu 2019 masyarakat lebih awas lagi.

“harapan kami adalah semakin banyak masyarakat yang mau terlibat dalam pengawasan partisipatif, karena itu bisa mengikis oknum-oknum yang berkeinginan melakukan pelanggaran pemilu,” kata Aang Kunaifi, Jumat 29 Desember 2017.

Masih menurut Aang, inti materi yang disampaikan pada Sosialisasi tersebut, bahwa adanya identifikasi dini terhadap potensi pelanggaran dan dapat dilakukan pencegahan yang terpantau dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dengan cara mengukur potensi kerawanan dan identifikasi karakteristik daerah serta rekomendasi pencegahan.

Lanjut Aang, dalam rangka meningkatkan pengawasan pemilu dibuatlah system Pusat Pengawasan Partisipatif, yakni system Pengawasan Berbasis IT (GOWASLU), Pojok Pengawasan, Forum Warga dan Saka Adhyasta Pemilu, Pengabdian Masyarakat serta Media Sosial dan juga Gerakan Pengawasan Partisipatif Pemilu.

“Karena itu diawal-awal ini kita melakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu dengan semua pihak agar memberikan pemahaman bagi seluruh instrumen baik peserta pemilu maupun masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.(elo)