Supir Mobil Online Grab Ancam Perwira TNI Menggunakan Pistol dan Parang

KANALINDONESIA.COM, BOGOR: Seorang sopir mobil online Grab mengancam pengemudi lainnya di Jalan Raya Puncak, Bogor, Sabtu (06/01/2018).

Dengan menggunakan pistol dan senjata tajam parang, ia mengancam pengemudi yang ternyata seorang perwira TNI dinas aktif.

Kronologis kejadiannya, saat itu seorang pengemudi Grab menghentikan pengguna jalan lainnya yang menuju ke arah puncak di jalan raya puncak 600 meter sebelum Mega Mendung dengan mengeluarkan pistol, kejadian terjadi pada jam 12.12 WIB.

Kendaraan yang diancam  berdekatan dengan kendaraan lain Perwira TNI AU dengan keluarganya yang sedang melakukan liburan bersama keluarga besarnya.

Pengemudi grab sambil marah-marah juga mengacungkan pistolnya kepada perwira TNI.

Akan tetapi kendaraan perwira TNI tidak menggubris serta mentertawakan pengemudi Grab tersebut.

Saat sekitar 550 meter menjelang Mega Mendung, pengemudi grab menghadang kembali mobil yang berisi keluarga TNI serta keluar mobil dengan membawa parang juga mengaku seorang aparat.

Stiker di kaca belakang mobil Grab dengan no pol B 2866 TFD itu memang terlihat sepotong stiker mabes polri, sambil mengancam si pengemudi memukul beberapa kali kaca kendaraan perwira.

Hal ini disaksikan oleh keluarga yang terdiri dari anak-anak dan istri.

Perwira ini sempat mengeluarkan perkataan, “Maaf-Maaf ” namun si pelaku tetap mengancam tetapi dengan lagak seorang aparat dengan menenteng parang dan pistol serta meminta perwira itu untuk menepi.

Saat kendaraan perwira berhenti tepat di bibir masuk megamendung, pengemudi keluar dari mobilnya dan menghampiri.

Dengan sabar untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, sang perwira melayani pembicaraan si pelaku dan akhirnya dapat meneruskan perjalanannya hingga villa TNI AU di Cisarua bersama pengemudi Grab.

Ternyata setelah tiba di villa TNI AU ketika dilakukan investigasi terhadap pelaku akhirnya diketahui pelaku adalah seorang pengemudi  yang kendaraannya di sewa dari keluarga kawan istrinya.

Mengenaskan sikap orang yang arogan tanpa melihat situasi dan kondisi, entah apa kabarnya kini, kena batunya karena tak pandai bersikap pada sekelilingnya. @Fatih