Pantai Ampenan Dengan Kulinernya yang Menggugah Selera

Kuliner di pantai Ampenan, Mataram

KANALINDONESIA.COM, MATARAM: Pantai Ampenan yang berada di ujung barat  Kota Matatam NTB banyak menyimpan sejarah dari budaya sosial dan ekonomi. Saya tidak sengaja dan tidak pernah ada rencana untuk mengunjungi pantai ini, namun karena ajakan seorang sahabat untuk makan disana akhirnya saya pun ikut untuk mengisi perut yang kebetulan sedang unjuk rasa (lapar) akhirnya kami pun berangkat.

Setibanya di parkiran saya yang sudah lama tidak mengunjungi pantai ini canggung karena banyak perubahan yang telah terjadi. Dan kami pun memesan makanan, sembari menunggu makanan kamipun berbincang- bincang santai namun dengan aroma yang menyengat nikmat di hudung membuat perut semakin meronta.

Tidak  lama kami nenunggu makanan yang kami pesan tiba dan diletakkan di meja kayu yang sederhana itu, karena lapar saya langsung menyantap menu pesanan yang sudah di depan mata, ada kerang ada pelecing kangkung ampenan yang tersohor itu dan ada pula sate daleman dengan bumbu yang lezat dengan lahap  saya menikmati kuliner kali ini.

Usai menyantap masakan kerang yang menggugah lidah itu karena ingin tahu sayapun menghampiri si pemilik warung dan mewawancarai pemilik warung.

“Untuk mendapatkan kerang kami pesan dari wilayah sekotong Lombok Barat,” ucap pemilik warung saat saya mulai mewawancarainya, Kamis (11/01/2018) sore.

Dikatakanya,”saya sudah puluhan tahun berjualan di pantai ini dari semenjak saya kecil hingga sekarang ini. Alhamdullillah semenjak direnovasinya tempat wisata pantai Ampenan oleh Pemda jadi ramai penginjung mas. Tidak seperti sebelumnya sepi,” ucap ibu 3 anak itu.

Makanan yang lezat dengan tempat yang sederhana dan tergolong murah meriah itu membuat saya berpikir dengan adanya pariwisata di daerah akan mampu menghasilkan dan menurunkan angka kemiskinan yang ada di Indonesia ini.

Saya pun kemudian menanyakan ibu tua berusia sekitar 50 tahunan yang berjualan di sekitar pantai tersebut. Sembari menunggu ibu menyusuk uang dari saya membeli air mineral.

” Sudah lama juga saya berjualan disini mas, dari saya masih  remaja sampai saat ini, ya Alhamdullillah setiap hari pantai Ampenan ini selalu penuh pengunjung,” cetus ibu itu.

Ibu penjual itupun sedikit mengeritik pemerintah setempat terkait stand yang dianggapnya masih semerawut dan tidak dikelola dengan baik.

“Pedagang disini tidak dipungut biaya atau restribusi dari pemerintan namun saya berharap ke depan agar stand jualan yang ada ditata dengan baik agar tidak semerawut seperti ini,” ungkapnya.

“Semoga pemerintah dan dinas terkait segera membenahi tempat wisata kuliner yang sudah ramai pengunjung ini,” harap ibu pedagang di area pantai Ampenan Nusa Tenggara Barat (NTB).(Awi)